by

Sekda Buru Pantau PPKM Mikro

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru, resmi menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Senin (12/7). Memastikan PPKM lancar dan aman, Sekda Buru, M Ilias Hamid beserta Satgas Covid-19 Buru tinjau sektor perdagangan, salah satunya pasar Inpres Namlea.

“Alhamdulilah kita meninjau langsung di lapangan, dan rata-rata kesadaran masyarakat itu Alhamdulilah cukup. Kenapa ? Karena setelah kita tinjau di pasar tadi (kemarin) diatas 90 persen itu semua. Baik yang berjualan maupun yang belanja, itu semua mengunakan protokol kesehatan,” terangnya.

Menurut dia, kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19 di Kota Namlea, untuk mencegah penyebaran virus Corona.

“Jadi saya pikir ini merupakan suatu kemajuan, dalam arti bahwa masyarakat itu sudah menyadari bahwa Covid-19 itu ada. Dan tadi kan kalian (wartawan) sudah lihat sendiri di pasar, itu mulai dari masalah tertibnya yakni masyarakat cukup tertib,” tandasnya.

Dari hasil tinjauan, lanjut Ilias, tidak membuat Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru berhenti untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait pentingnya protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-harinya.

“Tetap kita dari tim Satgas Covid-19 akan memberikan sosialisasi dari ibu kota kabupaten sampai di kecamatan, bahkan desa dan dusun,” terangnya.

Dikatakan, dengan diterapkan PPKM Mikro saat ini, tim Satgas Penanganan Covid-19 kembali diaktifkan di desa-desa yang ada di kabupaten penghasil Minyak Kayu Putih ini.

“Itu kita akan mengaktifkan kembali seluruh perangkat, terkait dengan Satgas Covid-19 yang selama ini sudah terbentuk. Kita mulai aktifkan semua sampai di kecamatan, desa dan di dusun-dusun,” tutupnya. (MSR)

Comment