by

Sekda Buru Sebut Ketersediaan Pasokan Listrik Belum Mencukupi

beritakotaambon.com – Pertumbuhan penduduk dan ekonomi membuat permintaan pasokan listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), terus meningkat di Kabupaten Buru.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru, M. Ilias Hamid, mengungkapkan, ketersediaan pasokan listrik di kabupaten penghasil minyak kayu putih itu belum mencukupi permintaan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekda Buru saat meresmikan pelayanan listrik 24 jam di PLTD PT PLN Ranting Air Buaya, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Jumat pekan lalu.

“Bagaimana kita maklumi bersama bahwa ketersediaan pasokan tenaga listrik di seluruh Tanah Air, termasuk juga di Provinsi Maluku, hingga saat ini belum sepenuhnya mencukupi. Hal ini antara lain disebabkan karena kurangnya kapasitas tenaga listrik secara nasional, dibandingkan dengan kebutuhan dan permintaan untuk keperluan rumah tangga, industri, pemerintahan, dan dunia usaha yang terus menerus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut juga terjadi di daerah ini,” kata Ilias.

Baca juga: DPD-DPR RI Tangani Pakta Dukungan Percepat Proses Pembahasan dan Pengesahan RUU

Ilias Hami menjelaskan, sejak Buru dijadikan kabupaten, makan perekonomian masyarakat terus mengalami peningkatan. Hal itu tentu berdampak pada permintaan pasokan listrik yang cukup tinggi, sementara kemampuan PT PLN Rayon Namlea untuk memenuhi pertumbuhan permintaan itu sangat terbatas.

“Kondisi ini tentu saja menimbulkan ketidak seimbangan antara kebutuhan dan pasokan tenaga listrik. sehingga berimplikasi pada adanya pemadaman listrik secara bergiliran oleh PLN Namlea dalam beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Untuk menjamin ketersediaan pasokan listrik di Kabupaten Buru, katanya, pemerintah kabupaten itu terus melakukan koordinasi dengan PT PLN Cabang Ambon untuk menemukan solusi terbaik, agar dunia usaha dan industri terus berkembang.

Baca juga: Maluku Ekspor Ikan Tuna 4,6 Ton ke Jepang

“Dalam kerangka itu, saya berharap pengoperasian pelayanan 24 jam PLTD Air Buaya pada hari ini akan menjadi jawaban dan momentum kebangkitan dunia usaha di daerah ini,” ungkapnya.

Selain itu, mantan Kepala Dinas Perkotaan dan Pemukiman Kabupaten Buru itu berharap, tidak akan ada lagi pemadaman bergilir. Bahkan bila perlu layanan PLN dapat menjangkau dataran Rana dan beberapa wilayah beberapa desa di Kecamatan Waeapo, yang belum tersedia fasilitas listrik.

Baca juga: 10 Saksi Kasus Timbunan Fiktif RSUD Namrole Diperiksa Pekan Depan

“Mungkin kita akan berusaha sama-sama dengan pak Bupati dan pihak DPRD dan PLN yang ada di Namlea, untuk setidaknya kita berusaha untuk dapat memenuhi itu secara bertahap,” pungkasnya.(MSR)


Baca juga:
Pemdes Wanakarta Akan Gelar Pameran Bonsai

Comment