by

Sekda SBT Pimpin Upacara HKN

Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Jafar Kwarumaratu memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN), yang merupakan upacara bendera rutin dilaksanakan setiap tanggal 17.

Hal tersebut sebagai momentum bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memantapkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Upacara tersebut berlangsung di depan kantor Bupati SBT, Senin (17/05).
Dalam arahannya, Jafar meminta seluruh ASN agar menjadikan peringatan HKN sebagai memontum untuk melakukan perubahan.

“Marilah kita jadikan momen hari kesadaran nasional ini untuk bertekad melakukan perubahan. Bertekad untuk meninggalkan hal-hal yang kurang pada waktu lalu. Jika bukan kita, maka siapa lagi yang akan membangun daerah ini,” pesan Jafar.

Menurut dia, ASN pada hakikatnya memiliki tiga peran utama yakni sebagai abdi negara, pelayan masyarakat serta sebagai aparatur pemerintahan. Peran tersebut harus bisa diimplementasikan oleh semua ASN di lingkup pemerintahan SBT.

“Dari tiga peran itu silakan bapak ibu saudara mengimplementasikan sendiri. Mana saja yang sudah anda (ASN) laksanakan. Bahkan mana yang sudah anda tinggalkan dan langgar,” tanya dia.

Khusus ASN yang menduduki jabatan eselon, lanjut dia, agar bertanggungjawab terhadap tugas dan amanah yang diemban, guna mendorong tercapainya cita-cita pembangunan daerah tersebut. “Kepada pejabat eselon II, III dan IV, mari kita buat catatan ingat dengan garis tebal, bahwa konsekwensi jabatan adalah tanggungjawab dan kerja mewujudkan cita-cita pembangunan daerah ini,” tuturnya

Dia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera berkoordinasi untuk mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. “Memasuki bulan ke lima yang akan segera berakhir, maka dimintakan kepada seluruh pengguna anggaran untuk dapat mengkoordinasikan dan mengarahkan percepatan pelaksanaan belanja APBD,” tegasnya.

Sementara untuk Badan Pengelola Keuangan dan Aset Dearah (BPKAD), juga diminta agar dapat mendorong APBD tersebut cepat terealisasi. Karena secara keseluruhan, kondisi ekonomi nasional masih terpuruk. Sehingga membutuhkan gerak cepat dan terarah untuk upaya pemulihan serta peningkatan pendapatan masyarakat, salah satunya melalui realiasasi APBD.

“Seperti kita tahu kondisi ekonomi negara secara keseluruhan membutuhkan gerak cepat dan terarah. Agar kita dapat melakukan pemulihan ekonomi dan upaya upaya peningkatan pendapatan masyarakat, baik melalu investasi pemerintah dalam belanja negara dan belanja daerah ataupun sektor industri. Dengan memicu bergeraknya investasi pihak pihak ketiga di daerah kita,” tutupnya. (SOF).

Comment