by

Sekolah Belum Tahu Soal Duta Prokes

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 1 Latihan, Corneles Moniharapon, mengaku, belum mengetahui informasi terkait rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang akan menjadikan siswa sebagai Duta Protokol Kesehatan (Prokes).


“Soal duta Prokes, saya belum tahu. Karena sampai dengan saat ini, belum ada informasi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon. Mungkin nanti ada informasinya. Tapi sampai saat ini belum ada. Jadi kita tunggu saja, kalau benar akan pakai siswa sebagai duta prokes,” ungkap Moniharapon, Selasa (15/12).

Pada prinsipnya, kata Moniharapon, sekolah akan tetap mendukung rencana tersebut, sepanjang itu dapat membantu pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus. Namun diharapkan, agar ada kerjasama dengan sekolah maupun orangtua. Karena siswa yang akan dijadikan sebagai Duta Prokes.

“Kalau benar untuk Duta Prokes itu diambil dari tingkat SD dan SMP untuk membantu Satgas Covid-19 dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Ambon. Kita berharap, dinformasikan kepada sekolah untuk dibahas dengan orangtua. Atau bila perlu, pihak sekolah dan orangtua dilibatkan dalam membahas teknis pelaksanaannya. Sebab ini anak-anak. Kita tidak meminta, tapi jangan sampai dengan duta ini justru semakin menyulitkan untuk putuskan virus. Karena bisa saja anak-anak ini terserang virus hanya karena lalai terhadap protokol kesehatan. Itu sebabnya, menjadi penting untuk dibicarkan secara baik, agar dalam pelaksanaannya pun berjalan lancar tanpa dampak negatif,” pintanya.

Dengan adanya pandemi Covid-19, kata dia, orangtua memiliki peran yang besar. Karena ini berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan anak-anak. Salah satunya, rencana belajar tatap muka di tahun 2021.
Selain Pemerintah Daerah (Pemda) diberikan kewenangan, orangtua perlu dimintakan persetujuan. Hal yang sama pula, menurutnya, perlu dilakukan, jika Duta Prokes akan dilakukan.

“Karena saya kira, kalau orangtua tidak setuju, bisa saja semua yang kita rencanakan tidak jalan. Oleh sebab itu, orangtua perlu tahu dan pastikan memberikan ijin. Yang pasti, sekolah tetap dukung itu. Terpenting diberitahukan. Kita harapkan itu, jika benar Pemkot akan jadikan siswa sebagai duta prokes,”harap Moniharapon. (LAM)

Comment