by

Sekolah Berupaya Atasi Kejenuhan Siswa

Ambon, BKA- Kebijakan pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diberlakukan pemerintah secara berkepanjangan, telah menimbulkan kejenuhan dikalangan siswa.

Namun hal tersebut tidak bisa dibiarkan, karena akan berpengaruh terhadap kualitas belajar anak di rumah. Sehingga pihak sekolah terus berupaya untuk mengatasi hal itu.

Kepala SD Negeri 2 Latihan SPG, Rosina Hattu, mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan untuk mengatasi kejenuhan siswa selama belajar mandiri di rumah.


Hal itu, katanya, agar PJJ yang berkepanjangan ini tidak memberikan dampak negatif bagi pendidikan dan pembinaan karakter siswa.

“Dan tidak ada cara lain untuk atasi kejenuhan mereka, selain kita terus berikan motivasi dan pendampingan belajar bagi mereka. Karena sekarang kita masih dibatasi untuk belajar tatap muka. Kan tidak mungkin kita terus tinggal diam melihat anak-anak didik tidak belajar belajar, hanya karena jenuh. Tidak bisa pungkiri, bahwa saat ini anak-anak jadi jenuh. Apalagi sudah 9 bulan ini tidak belajar dengan teman-teman,” ungkap Hattu, Kamis (26/11).

Namun dengan kondisi Kota Ambon yang masih dalam zona orange ini, katanya, kemungkinan akan sulit untuk memberlakukan belajar tatap muka di sekolah pada Januari 2021 mendatang.

Karena itu, pihaknya terus berupaya untuk me3ngatasi kejenuhan belajar akibat PJJ tersebut. Dengan harapan, pandemi ini cepat berakhir, agar proses belajar bisa kembali dilakukan di sekolah.

“Berbagai cara akan kita lakukan. Persoalannya adalah, semakin lama PJJ ini, akan semakin besar pula tantangan bagi kita. Kalau itu kita tidak atasi secara serius, pasti mereka semakin sulit belajar karena tidak lagi semangat. Untuk itu, kita berharap, pandemi ini cepat selesai supaya kita bisa kembali belajar seperti biasa,” harapnya. (LAM)

Comment