by

Sekolah di Namlea 100 Persen Online

Seluruh sekolah di Kota Namlea, Kabupaten Buru, mulai 12 Juli 2021 melakukan proses belajar mengajar secara Daring atau online.

Hal tersebut berdasarkan surat edaran Bupati Buru Nomor: 045.2/143/2021 tentang pembatasan kegiatan pemerintahan, kemasyarakatan, dan keagamaan, dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Buru.

Salah satu poin pembatasan dalam surat edaran Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi, yakni terkait kegiatan belajar mengajar untuk seluruh jenjang pendidikan.

Untuk semua sekolah yang berada di Kota Namlea, seluruhnya ditentukan untuk melakukan proses belajar mengajar secara online. Sedangkan sekolah yang berada di luar Kota Namlea, dapat melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka, dengan ketentuan menerapkan 50 persen setiap ruang belajar dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Selain itu, seluruh pengajar, yakni, guru wajib melaksanakan vaksinasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buru, Abd. Rahim Umasugi, mengungkapkan, keputusan itu sudah dirapatkan sebelumnya.

“Jadi keputusan itu berlaku untuk semua sekolah, mulai dari Paud, SD, SMP SMA maupun SMK,” kata Umasugi, kepada BeritaKota Ambon, Minggu (11/7).

Menurutnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Buru telah menindaklanjuti surat edaran Bupati Buru, dengan bentuk surat yang ditujukan kepada semua sekolah, mulai TK, SD dan SMP, yang ada di Kota Namlea, agar melakukan proses pembelajaran secara online.

“Kebetulan kami sudah tindak lanjuti melalui surat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru, disampaikan kepada kepala sekolah dan guru-guru, supaya sesuai dengan edaran itu kita laksanakan proses pembelajaran secara Daling dari rumah,” ucap Umasugi.

Sementara untuk tingkat SMA dan sederajat, bukan wewenang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Buru, melainkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Kabupaten Buru, Ibrahim Sukunora.

“Insya Allah, mulai besok (hari ini), dan itu dilakukan untuk semua jenjang pendidikan. Tapi kami hanya untuk TK, SD dan SMP. Nanti dari SMA dan SMK, itu dari Kepala Cabang yang buat surat,” pungkasnya. (MSR)

Comment