by

Sekolah Harap Kuota Belajar Tersalur Maksimal

Ambon, BKA- Demi untuk mendapatkan bantuan kuota belajar tahun 2021, pihak sekolah sementara berupaya untuk memperbaruhi data-data siswa lewat Dapodik sekolah.

Hal itu dilakukan karena data yang dikirim pada 2020 lalu ke Pemerintah Pusat (Pempus), banyak yang tidak terakomodir pada bantuan itu. Seperti yang dialami SD Negeri 85 Ambon.

Kepala SD Negeri 85 Ambon, Jhon Talacua, mengungkapkan, untuk bantuan kuota belajar tahap I tahun 2020, pihaknya sudah mengirimkan semua data siswa yang memiliki smartphone. Namun hingga bantuan tersebut selesai tersalur, tidak ada satu pun siswanya yang menerima bantuan itu. Alasannya tidak diketahui.

“Tidak tahu masalahnya dimana. Karena di sekolah lain itu, semua data yang dikirim mendapatkan bantuan. Itu artinya, bagi saya persoalannya bukan hanya pada data siswa, tapi juga pertimbangan lain,” ungkap Talacua, Kamis (4/3).

Untuk itu, saat ini, pihaknya tengah melakukan perbaikan data siswa lewat operator sekolah. Untuk memastikan data yang dikirim benar-benar sesuai dengan yang dibutuhkan, dalam rangka penyaluran kuota belajar tahap II yang akan mulai disalurkan 11 Maret mendatang.

“Demi membantu anak-anak dan guru, maka apapun caranya tetap kita upayakan. Kan sesuai informasi, siswa yang belum terima bisa perbaruhi datanya kembali, supaya bisa kebagian pada tahap ke II ini. Mudah-mudahan semua data yang sudah kita masukan dan diperbaruhi, bisa dapatkan bantuan itu. Saya kira itu yang paling diharapkan dari upaya kita memperbaruhi data di Dapodik, sebagaimana permintaan dari pusat,” harap Talacua. (LAM)

Comment