by

Sekolah Inisiatif Bagi Masker Gratis

Demi Belajar Tatap Muka

Ambon, BKA- Demi bisa kembali menerapkan belajar tatap muka di kelas, semua Satuan Pendidikan (SP) tingkat SD di Kota Ambon mengambil inisiatif melakukan pembagian masker gratis kepada masyarakat.

Pembagian masker tersebut, dilakukan secara serentak oleh semua kepala sekolah disekitar wilayah masing-masing sekolah, Senin (3/8).

Mereka berharap, pembagian masker tersebut dapat membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyeberan Covid-19, agar semua aktivitas, termasuk proses belajar mengajar bisa kembali dilakukan seperti biasa.

“Ini adalah inisiatif kami, kepala-kepala sekolah. Sehingga hari ini, kita membagi masker kepada masyarakat. Dengan harapan, Covid-19 ini bisa benar-benar terputus, supaya proses belajar bisa kembali dilakukan di sekolah,” ungkap Kepala SD Kristen Nania, Marthin Pattinasarany, disela-sela pembagian masker disekitar wilayah sekolahnya.

Menurutnya, masker yang dibagikan secara gratis itu didapat dari hasil kerja sama semua sekolah. Yakni, setiap sekolah diwajibkan mengumpulkan 50 masker. Hal itu dilakukan sesuai himbauan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon, sebagai upaya partisipasi sekolah dalam memutus penyebaran Covid-19 di Kota Ambon.

“Jumlah sekolah di Kota Ambon kan ada sekitar 214 SD. Karena itu, kalau satu sekolah 50 masker, itu berarti hari ini kita sudah bagikan ribuan masker kepada masyarakat. Ini demi anak-anak kita bisa belajar tatap muka lagi dengan kami. Sehingga dinas himbau untuk kita juga bisa berpartisipasi, agar Kota Ambon bisa kembali ke zona hijau,” paparnya.

Selain membagikan masker, Pattinasarany meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, guna membantu pemerintah memutus matai rantai penyebaran Covid-19 di Kota Ambon.

Hal itu penting dipatuhi masyarakat, guna dapat mengembalikan kehidupan normal. Karena sepanjang Kota Ambon masih berstatus orange, aktivitas masyarakat belum bisa dilakukan secara normal, termasuk aktivitas sekolah akan tetap dilakukan secara Daring.

“Jadi itu yang kami harapkan dari kegiatan pembagian masker ini. Bahwa dengan adanya kegiatan bagi-bagi masker kepada masyarakat ini , bukan saja untuk memutuskan mata rantai Covid-19, tapi juga karena kita ingin agar anak-anak didik dapat masuk sekolah lagi,” harap Pattinasarany. (LAM)

Comment