by

Sekolah Lakukan Ujian Tatap Muka dan Luring

Ambon, BKA- Sejumlah Satuan Pendidikan (SP) tingkat SD terpaksa melakukan ujian secara tatap muka dan Luring. Sebab sebagian besar siswa tidak memiliki fasilitas internet.

Kepala SD Negeri 2 SPG Latihan, Rosina Hattu, mengaku, sangat kesulitan jika melaksanakan ujian secara Daring. Sehingga mengambil langkah untuk ujian tatap muka di sekolah dan di rumah secara kelompok.

“Kalau keadaan seperti ini, tidak mungkin kita paksakan ujian Daring. Jadi kita ujian tatap muka dan Luring. Ada sebagian yang datang ujian di sekolah, ada yang ujian dari rumah,” ungkap Hattu, Selasa (4/5).

Memang Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon telah melarang pelaksanaan ujian tatap muka. Namun hal itu dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi siswa, sehingga perlu ada kebijakan untuk memudahkan mereka dalam proses ujian.

“Yang terpenting itu, protokol kesehatan dijaga dengan ketat, supaya tidak mengakibatkan dampak buruk bagi anak-anak selama ujian berlangsung. Puji Tuhan, sampai hari kedua (kemarin) ujian berjalan, tidak ada kendala. Mudah-mudahan terus berjalan lancar sampai 7 Mei,” harap Hattu. (LAM)

Comment