by

Sekolah Minta Disdik Bantu Fasilitasi Siswa Belajar Daring

Ambon, BKA- Sejumlah Satuan Pendidikan (SP) meminta bantuan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon untuk dapat membantu memfasilitasi siswa dalam proses belajar secara Daring.

Kepala SD Negeri 1 Galala, Daniel Erupley, mengungkapkan, pihak sekolah tidak mampu untuk membantu para siswa yang selama ini terkedala dengan proses belajar mengajar jarak jauh secara Daring. Terutama dalam membantu menyediakan Hp android dan pulsa data atau pulsa. Sehingga peran Dinas Pendidikan Kota Ambon sangat diperlukan dalam mengatasi masalah ini.

“Sekolah hanya bisa mampu memfasilitasi lewat pembagian masker dan buku-buku tema. Kalau untuk yang lainnya, kita tidak bisa karena terbatas dengan anggaran. Untuk itu, sangat dimintakan bantuan dari pihak dinas untuk membantu anak-anak ini,” ungkap Erupley, Senin (3/8).

Salah satu kendala terbesar yang dialami pihak sekolah selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) saat ini, yakni, minimnya fasilitas belajar Daring. Karena itu, jika di tahun ajaran baru 2020/2021 ini tidak ada perhatian pemerintah, maka tentu proses belajar tidak bisa berjalan maksimal.

“Karena sekolah tidak mampu untuk bantu mereka. Misalnya, soal uang pulsa, memang kami tidak bisa bantu karena jumlah mereka sangat banyak. Kalau para guru itu hanya beberapa saja, sehingga bisa berikan uang pulsa untuk komunikasi dengan siswa maupun orangtua. Apalagi mau bantu untuk belikan Hp android bagi siswa. Ini yang sangat diharapkan ada bantuan dari dinas,” ulasnya.

Saat ini, ungkapnya, memang Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tengah melakukan pendataan siswa, untuk mengetahui jumlah siswa yang benar-benar membutuhkan bantuan dalam belajar Daring.

“Jadi mudah-mudahan lewat pendataan itu, para siswa akan dibantu. Karena sementara didata berapa siswa yang tidak miliki Hp android dan berapa yang tidak bisa membeli pulsa atau pulsa data. Sebab akibat perpanjangan PSBB, para guru dilarang untuk datangi rumah siswa.

Sehingga kita tidak bisa belajar manual. Karena itu, hari ini (kemarin, red-) kita sudah mulai belajar, dan itu semuanya secara Daring. Dengan demikian sangat diharapkan, dinas dengan cepat membantu, karena banyak anak-anak kami yang belum bisa belajar Daring,” pungkas Erupley. (LAM)

Comment