by

Sekwan : Belum Ada Swab Lanjutan

Ambon, BKA- Sekretariat DPRD Kota Ambon, hingga kemarin masih menunggu jadwal swab test lanjutan dari Dinas Kesehatan Kota Ambon. Sebab, dari total 70 lebih pegawai yang ada, baru 30 yang diswab. Sementara dari 34 anggota DPRD yang ada, baru 9 anggota yang menjalani swab.

“Belum ada swab lanjutan. Memang direncanakan hari Senin ini (kemarin), tapi sampai sekarang belum ada informasi dari Dinas Kesehatan. Karena yang jalankan rapid ini Dinas Kesehatan hari Jumat kemarin, pasca ada satu anggota DPRD yang terkonfirmasi positif,” ungkap Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Ambon, Elkyopas Silooy, saat ditemui wartawan di gedung DPRD Belakang Soya, Senin (14/12).

Diakuinya, jika sudah ada jadwal swab dari Dinas Kesehatan, maka Sekretariat DPRD akan langsung menginstruksikan seluruh pegawai yang ada, untuk menjalani swab test. Sehingga dapat diketahui apakah ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak. Termasuk sebagian anggota DPRD yang belum menjalani swab.

“Kan baru 30 pegawai yang swab, sementara kita ada 70 lebih. Jadi, pegawai juga belum sampai 50 persen melakukan swab test. Terus DPRD baru 9 anggota. Makanya kalau sudah ada info dari dinas kesehatan, langsung kita lanjut swab. Dan bagi anggota yang mau swab, silahkan. Kalau misalnya ada anggota yang tidak mau, maka resiko ditanggung sendiri,” ujar dia.

Disinggung soal hasil swab tahap 1 yang dilakukan, Silooy mengaku, belum mendapatkan hasil swab dari Dinas Kesehatan. Dan jika nantinya ada pegawai maupun anggota yang terkonfirmasi positif, tentunya mengikuti protokol Covid-19 yang telah ditetapkan.

“Kalau ada yang positif dan negatif maka kita menunggu keputusan dari pimpinan daerah, yang penting hasilnya ada. Sekarang kan hanya 1 yang positif, sehingga dihimbau untuk semuanya melakukan swab, dan untuk lanjutan belum tahu kapan. Yang pasti semua akan tetap mengikuti protokol Covid-19,” pungkasnya.

Dijelaskan, pasca ada 1 anggota DPRD yang terkonfimasi positif Covid-19 pekan lalu, maka kebijakan swab harus dilakukan. Dan bukan saja bagi anggota DPRD maupun pegawai sekretariat, melainkan swab juga direncanakan bagi seluruh supir pribadi anggota DPRD yang ada.

“Ini kan merupakan himbauan. Jadi siapa yang ingin menjaga kesehatan ya silahkan swab. Jadi, tergantung masing-masing pribadi. Dan kebijakan dari pimpinan adalah semua anggota dihimbau mengikuti swab. Selain itu juga para supir pribadi dari anggota akan dilakukan swab walaupun mereka non ASN,” tutup Silooy. (UPE)

Comment