by

Sembilan Satker Maluku Diingatkan Jaga Nama Kemenkumham

Sembilan satuan kerja (Satker) lingkup Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku yang telah dinyatakan lulus dan diusulkan sebagai Satker berpredikat menuju Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK), kembali diingatkan untuk tingkatkan pelayanan dan menjaga nama baik Kemenkumham.

Hal ini ditegakan, Inspektur Wilayah (Irwil) II Kemenkumham Maluku, Icon Siregar, saat memberikan arahan terkait evaluasi Tim Penilai Internal (TPI) kepada jajaran Kelompok Kerja (Pokja) lingkup Kemenkumham Maluku melalui daring, di aula Kanwil Kemenkumham Maluku, Jumat (4/6).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kakanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka, Kepala Divisi (Kadiv) Administrasi, Agung Rektono Seto, Kadiv Imigrasi, Muh. Yani Firdaus, Pelaksana Tugas (Plt) Kadiv Pemasyarakatan, Saiful Sahri serta Pengendali Teknis TPI, Qolbin Salim. Juga di hadiri oleh perwakilan-perwakilan pokja Kanwil Kemenkumham Maluku.

Lewat rilis Humas Kemenkumham kepada media ini, Icon berharap, seluruh Satker lebih aktif dan kreatif dalam bekerjasama untuk memajukan nama Kemenkumham. Karena selama berada di Maluku, Icon mengaku mendapatkan banyak masukan semangat Satker yang luar biasa.

“Semangat bapak-ibu perlu lagi ditingkatkan dan perlu membuat komitmen bersama. Apalagi pada lingkungan Kanwil Kemenkumham Maluku belum ada satker yang memperoleh predikat WBK. Harapannya seluruh catatan rekomendasi yang diberikan oleh TPI, bisa segera di laksanakan dan dipenuhi. Agar sembilan satker yang diusulkan bisa meraih predikat WBK dan WBBM,” tegas Icon.

Dirinya juga memberikan peringatan ke seluruh Satker yang diusulkan meraih predikat WBK, untuk menghindari isu-isu viral dan aktual. Yang nantinya bisa membatalkan semua usaha meraih predikat WBK. Serta diupayakan untuk memberikan pelayanan maksimal dengan menempatkan diri di hati masyarakat, melalui duta layanan dan staf yang harus peduli serta membangun informasi yang baik.

Kesempatan yang sama, Pengendali Teknis TPI, Qolbin Salim menambahkan, sangat mengapresiasi seluruh Satker yang telah diusulkan ke tahapan berikutnya, dengan syarat memenuhi seluruh catatan rekomendasi yang diberikan TPI.

“Saya apresiasi seluruh jajaran Kemenkumham Maluku, dan selamat bagi 9 Satker yang diusulkan ke tahapan berikutnya. Dengan nominasi tiga grade penilaian tertinggi diraih oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Ambon, disusul Kantor Imigrasi kelas I TPI Ambon dan Kantor Wilayah Maluku. Serta saya harap, catatan rekomendasi dalam berita acaranya segera dipenuhi sebelum tanggal 13 Juni mendatang. Jika semua telah terpenuhi, niscaya pasti predikat WBK WBBM akan diraih,” pesan Qolbin.

Menutup pertemuan itu, Kakanwil Maluku, Andi Nurka juga berpesan, agar seluruh satker yang melanjutkan ke tahap berikutnya itu, menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang telah di koreksi oleh TPI. Serta bagi satker yang lain, untuk berpartisipasi tahun depan guna mewujudkan Kemenkumham WBK WBBM.

“Tahun ini kita berdoa dan berusaha bersama untuk meraih WBK. Dan kesempatan bagi kita untuk memenuhi persyaratan yang masih kurang. Saya minta seluruh tim pokja memperhatikan hal itu. Serta terima kasih bagi pak Irwil II dan TPI untuk dukungan semangat dan morilnya, agar Maluku bisa meraih predikat WBK,” pungkas Andi.

Sekedar tahu, sembilan Satker lingkup Kemenkumham Maluku yang dinyatakan lulus evaluasi oleh Tim Penilai Internal (TPI) dan telah diusulkan sebagai Satker berpredikat menuju Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK), diantaranya Kanwil Kemenkumham Maluku, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Ambon, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Tual, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Piru, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saumlaki, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Ambon, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Ambon. (UPE)

Comment