by

Seminar Sejarah Terbentuknya Kabupaten MBD

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) menggelar seminar sejarah terbentuknya Kabupaten MBD, 16 Juli 2021 lalu. Seminar tersebut digelar, karena Pemkab MBD belum memiliki dokumen resmi terbentuknya kabupaten itu.

Seminar sejarah yang diselenggarakan Pemkab MBD berama Tim Peneliti sejarah dan budaya Maluku (Hiatoey Comuniti), bertujuan untuk melakukan pembahasan dan pembobotan terbentuk Kabupaten MBD serta melakukan finalisasi terhadap daftar sejarah, sebelum ditetapkan dengan peraturan bupati.

Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, mengatakan, sejarah merupakan petunjuk tentang apa dan siapa manusia itu yang sebenarnya. Sehingga setiap bangsa memiliki sejarah masing-masing, meski tidak semua bangsa mempunyai catatan sejarah secara tertulis. “Masa lalu merupakan masa yang telah dilalui masyarakat, yang selalu berkaitan dengan konsep-konsep ruang dan waktu serta kronologis,” ungkapnya.

Menurut bupati, sejarah penting untuk diketahui, agar menjadi pengingat betapa pentingnya berbagai peristiwa dimasa lalu. Sehingga generasi kedepan dapat mengambil nilai- nilai dari sejarah tersebut.

Untuk itu, ungkap bupati, sebelum seminar tersebut digelar, tim peneliti telah melakukan kajian dan wawancara terhadap para pelaku sejarah Kabupaten MBD, baik yang berdomisili di kabupaten itu maupun yang berdomisili di Tual, Saumlaki, Ambon dan Kupang.

“Hal ini merupakan komitmen kita untuk menempatkan bukti sejarah yang sesungguhnya pada dokumen sejarah yang akn me jadi warisan bagi anak cucu kita kedepan,” terang bupati. Dia berharap, seminar sejarah terbentuknya kabupaten MBD yang digelar tersebut, dapat menghasilkan sebuah karya dokumen sejarah bagi generasi mendatang. (GEM)

Comment