by

Sempat Buron, Pelaku Pembunuh Istri Diringkus

Ambon, BKA- Sempat dinyatakan buron setahun lebih, sejak Juni 2019 lalu, akhirnya Iwan Tamher yang merupakan pelaku penusukan terhadap istrinya sendiri hingga tewas, di Lorong Pisang, Mardika, pada 30 Juni 2019 lalu, akhirnya diringkus Polisi.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang, mengungkapkan, pelaku pembunuhan ini diringkus oleh Satuan Reskrim Polresta Pulau Ambon yang dibantu oleh Polres Seram Bagian Timur (SBT), di Dusun Megan, Desa Kilmuri, Kabupaten SBT, Minggu (20/9) lalu.

Dalam hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menikam istrinya (korban) karena termakan cemburu. Dia menduga korban berselingkuh dengan orang lain.

Selain itu, lanjut Kapolresta, penangkapan Tamher terbilang unik. Karena pelaku tertangkap kamera sementara menonton pertandingan sepak bola di desa tersebut.

“Pelaku pembunuhan istri berhasil diamankan Minggu kemarin. Hari ini tiba di Polresta Ambon. Penangkapan dilakukan berdasrkan informasi warga setempat, yang mengambil foto pelaku sedang menonton bola. Kemudin foto itu di kirim ke kita, kemudian dilakukan pelacakan dan hasil koordinasi dengan Polres setempat, akhirnya pelaku di tangkap,” jelas Kapolresta, di Mapolresta Ambon, Rabu (23/9).

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dan di tahan di Rutan Polresta Ambon, guna proses lanjut.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penikaman tersebut terjadi pada 30 Juni 2019 lalu, di Lorong Pisang Bank Arta Graha samping Bank Mandiri Pasar Mardika, Jalan Pantai Mardika, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Dalam keterangan saksi WL, kejadian berawal ketika saksi sementara menutup lapak jualannya di kawasan Mardika. Berselang itu, terdengar teriakan warga yang mengatakan ada yang tertusuk.

Mendengar hal tersebut, saksi kemudian melihat pelaku yang merupakan suami korban melintas di depan tokonya, sambil memegang sebilah pisau. “Saat pelaku melintas, saksi menuju lokasi dan melihat korban yang terkapar dengan kondisi mengenaskan,” jelas Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, kepada Beritakota Ambon di Mapolres Ambon.

Melihat hal tersebut, saksi selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke pos pengamanan yang berada di Gedung Putih Pasar Mardika.

Dari sumber informasi di seputaran TKP, sebelum peristiwa itu terjadi, korban sempat cekcok mulut dengan suaminya. “Sebelum peristiwa korban cekcok dengan suaminya, yang diduga sebagai pelaku. Setelah cekcok warga sekitar melihat kondisi korban yang terkapar dengan kondisi isi perut yang terburai, saksi kemudian berinisiatif untuk melaporkan ke pos gedung putih. Dan setelah kedapatan korban sudah tidak bernyawa lagi, sedangkan pelaku langsung melarikan diri,” pungkas Kaisupy. (SAD).

Comment