by

Semua Pegawai Non PNS Akan Diberikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

beritakotaambon.com – Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdul Mukti Keliobas, memerintahkan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jafar Kwairumaratu, untuk melakukan pendataan terhadap semua tenaga Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Keliobas mengatakan, pegawai Non PNS yang didata. Diupayakan sebelum akhirnya tahun 2021 ini, semuanya sudah bisa memperoleh jaminanan sosial ketenagakerjaan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun ini. Lanjut Keliobas, hal itu sebagai upaya melayani masyarakat.

“Saya sudah perintahkan pak sekda untuk segera mendata semua pegawai Non PNS di lingkup Pemkab SBT. Sehingga pada APBD perubahan ini kita bisa akomodir. Saya pikir ini adalah upaya untuk memberi jaminan sosial bagi masyarakat SBT,” ucap Keliobas, kepada wartawan usai mengikuti sosialisasi instruksi Presiden No 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan secara virtual di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat pada Jumat, (03/09/2021).

Keliobas menjelaskan sebelum Inpres dan sesudah Inpres dikeluarkan, peserta Non PNS yang didata itu sebanyak 332 orang. Maka itu Keliobas mengharapkan, kedepannya sebelum akhirnya tahun ini. Semua peserta Non PNS diikutsertakan dalam BPJS ketenagakerjaan.

Baca juga:
BPBD MBD Lakukan Pengembangan Kapasitas TRC

“Presentasi BPJS Maluku, SBT masih kurang data pada tenaga kerja Non PNS. Non PNS kita sebelum keluarnya inpres dan sesuda Inpres itu sudah 332 peserta,” kata Keliobas, didampingi Sekda Jafar Kwairumaratu dan Kepala Kejaksaan Negeri SBT Muhammad Ilham.

Kepada wartawan Keliobas juga menjelaskan, pada umumnya kepesertaan BPJS ketenagakerjaan ASN di lingkungan Pemkab SBT kini telah mencapai lebih dari 97%. Jumlah ini sudah termasuk kepala desa dan perangkat pada 194 desa. Sisanya sebanyak empat desa bakal segera digenjot kepesertaannya.

“Sementara terkait dengan perangkat di 198 Desa di SBT. Dari hasil sajian, kita sudah 194 Desa. Tersisa empat desa yang belum. Ini termasuk terbaik di Provinsi Maluku,” ujar Keliobas. (SOF)

Comment