by

Siswa Harus Diawasi Jika Jadi Duta Prokes

Ambon, BKA- Kalau siswa ingin dijadikan sebagai Duta Protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, sebagaimana rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, maka siswa harus diawasi oleh guru maupun pihak Dinas Pendidikan Kota Ambon dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, agar tidak memberi dampak negatif kepada mereka sendiri.

“Artinya, sepanjang rencana itu berdampak positif bagi masyarakat, silahkan saja. Yang terpenting, anak-anak itu tetap menjaga kesehatan, sehingga protokoler kesehatan tetap terjaga. Sehingga dimintakan supaya mereka tidak bergerak sendiri-sendiri, tapi bagaimana guru itu dapat mengawasi mereka. Kalau dari pihak Pemkot ada juga itu lebih baik. Dengan pengawasan yang maksimal, dan berjalan sesuai dengan protekoler kesehatan, saya rasa aman saja,” pinta Kepala SD Negeri 87 Ambon, Abubakar Wattimena, Senin (7/12).

Selain pengawasan, dirinya juga meminta agar siswa yang dipilih sebagai duta harus dibekali dengan berbagai aturan protokol kesehatan, sesuai dengan Standar Operasional Prosedurnya (OSP). Sehingga mereka tidak terjebak dengan tugas yang mereka jalankan sebagai duta prokes ditengah-tengah masyarajat.

Terkait duta Prokes tersebut, Wattimena percaya, pihak Pemkot Ambon sudah mempertimbangkan semua hal itu, sebelum nanti dijalankan. Karena pada dasarnya, yang akan menjadi tugas duta ini adalah anak-anak, untuk membantu pemerintah memutus penyebaran Covid-19.

“Jadi, anak-anak ini juga harus diberi arahan. Namanya juga anak-anak, ya harus diarahkan dulu supaya mereka dapat memahami tanggung jawab, agar tidak terkesan hanya dilepas begitu saja. Misalnya, dari masing-masing sekolah itu lima orang, berarrti mereka diarahkan untuk mengerti SOP-nya dulu. Itu penting untuk diperhatikan. Dan saya yakin, apa yg dilakukan oleh Pemkot Ambon itu pasti sudah dipikirkan matang-matang. Sudah dievaluas. Tinggal realisasinya saja. Yang terpenting, anak-anak ini harus diarahakn dulu. Pastikan bahwa mereka sebelum dilepaskan, itu sudah tahu bagaimana menjaga kesehatan dan melakukan protokoler kesehatan dan apa-apa saja yang perluh dijabarkan dilapangan. Mudah-mudahan itu berjalan lancar, kalau disiapkan dengan baik,” pungkas Wattimena. (LAM)

Comment