by

Siswa harus Diuji Pada Penentuan Kelulusan

Ambon, BKA- Kepala SD Yakobus, Paternus Refwalu, mengatakan, akan menguji anak-anak didiknya sebelum penentuan kelulusan tahun ajaran 2020/2021.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) nomor 1 tahun 2021, kata Refwalu, pemerintah telah meniadakan Ujian Nasional (UN) tahun ini. Namun ada petunjuk teknis (Juknis) dalam penentuan kelulusan, yang harus dilakukan masing-masing Satuan Pendidikan (SP).

“Sehingga nanti penentuan kelulusan itu kita lihat dari hasil laporan pendidikan, mulai dari kelas IV, V dan VI. Disamping itu juga kita akan menguji mereka dalam bentuk portofolio. Misalnya kita berikan kesempatan kepada mereka untuk wawancara dengan orangtua maupun masyarakat, terkait pendidikan. Nah, mereka perlu diuji sebagai bentuk kesiapan diri, sebelum masuk pada tingkatan pendidikan yang lebih besar. Jadi selain nilai laporan pendidikan, ada juga ujian yang harus mereka ikuti. Bahwa selain di sekolah, anak-anak ini juga harus mampu mengaplikasikan apa yang mereka belajar selama ini ditengah lingkungan sekitar,” jelas Refwalu, Kamis (18/2).

Hal yang sama juga, katanya, akan dilakukan bagi siswa pada kelas lainnya, dalam penentuan naik kelas. Dimana sebelum berpindah kelas, mereka harus diuji untuk mengetahui seberapa besar kemampuan akademik dan ketrampilan selama 1 tahun ajaran.

“Memang secara akademik, kita tidak terlalu fokus. Karena selama 1 tahun ajaran ini, anak-anak tidak belajar maksimal. Yang nanti jadi fokus penilaian kenaikan kelas adalah pada segi sikap dan ketrampilan, sejauh mana anak mampu kembangkan potensi lewat apa yang dilihat, dipelajari lewat buku tugas dan juga tugas-tugas prakarya. Jadi penilaian kenaikan kelas itu lebih kepada ketrampilan siswa. Nah itu yang sementara kita siapkan untuk ujian, baik untuk kelas VI juga untuk kelas I sampai V. Semoga semua yang kita lakukan berjalan lancar meskipun ditengah pandemi,” harap Refwalu. (LAM)

Comment