by

SMA Maluku Belum Bisa BTM Terbatas

beritakotaambon.com – Seluruh SMA di Provinsi Maluku belum bisa melakukan proses belajar tatap muka (BTM) terbatas di sekolah, sebab belum semua sekolah menyampaikan data presentase jumlah siswa dan guru yang telah divaksin Covid-19.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Husen, mengungkapkan, untuk Kota Ambon progresnya cukup bagus. Beberapa SMA telah mencukupi 80 persen siswa yang telah divaksin.

Misalnya, SMA negeri 1 Ambon, SMA Siwalima, dan SMA Kalam Kudus. Ada juga sejumlah SMA lain di Kota Ambon, yang diprediksi telah mencapai 80 persen siswa dan guru telah divaksin. Hanya saja, datanya belum disampaikan Disdikbud Maluku.

Baca juga:
Polnam Siap Dukung Pariwisata Maluku

Data tersebut berbanding terbalik dengan SMA yang ada kabupaten/kota yang lain. Bahkan, kata Husen, data dua pekan lalu, belum ada sekolah yang mencapai 80 persen jumlah siswa yang telah divaksin.

“Untuk guru dan siswa divaksin minimal 80 persen, dari total jumlah keseluruhan. Jadi kalau gurunya 100 orang, minimal 80 orang. Kalau siswanya 100, minimal 80 orang sudah divaksin,” terang Husen, Selasa (12/10).

Menurutnya, hasil data presentasi jumlah yang telah divaksin, harus disampaikan ke Disdikbud. Sehingga dia berharap, pekan depan, data tersebut sudah bisa disampaikan oleh seluruh SMA yang ada.

Baca juga: Sekolah di Ambon Belum Penuhi Syarat PTM

“Belum bisa tatap muka terbatas. Kita harus menunggu intruksi dari Dinas Pendidikan dulu. Target kita salah satunya adalah kalau bisa di satukan, semua sekolah di kabupaten kota beraktivitas di saat yang sama. Jangan hanya satu sekolah, sehingga menjadi pertanyaan bagi Sekolah lain,” lanjut Husen.

Selain itu, katanya, walau beberapa sekolah sudah siap beraktivitas, namun masih banyak hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu.

“Misalnya, persoalan presentase berapa-berapa dulu yang akan masuk, berapa jumlah guru dan juga berapa mata pelajaran dalam sehari,” tutupnya.(MG-2)

Comment