by

SMK Kesehatan Nusaniwe Tidak Lakukan Ujian Kelulusan

Ambon, BKA- Wakil Kepala SMK Kesehatan Nusaniwe, Gusty Lende, mengatakan, pihaknya tidak dapat melakukan ujian kelulusan bagi siswa-siswi kelas XII.

Hal itu dikarenakan masih adanya penyebaran virus corona di Kota Ambon. Sehingga orangtua tidak mengijinkan anak mereka untuk melakukan belajar tatap muka, sesuai intruksi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, yakni, harus tetap Belajar Dari Rumah (BDR).

“Bahwa hasil dari pelaksanaan ujian pun bagi saya, belum tentu itu murni hasil kerja siswa. Kalau pelaksanaannya itu secara Daring. Jadi kita memilih opsi yang lain saja. Pada dasarnya kan, Ujian Nasional (UN) sudah ditiadakan dan memberikan kewenangan kepada sekolah untuk menentukan kelulusan sesuai petunjuk Surat Edaran (SE). Dimana bisa lewat nilai semester, nilai tugas serta penilaian lainnya selama proses pembelajaran. Jadi itu yang kita gunakan, karena tidak ada ujian dari sekolah,” ujar Lende, Selasa (9/2).

Untuk kepentingan kualitas dan mutu pendidikan, menurut dia, pihaknya juga menginginkan adanya ujian secara internal sekolah. Asalkan itu dilakukan secara tatap muka, agar hasilnya benar-benar sesuai dengan harapan. Bukan asal-asalan saja.

“Kami para guru inginkan pertemuan tatap muka, tapi kondisi tidak mengizinkan dan orangtua juga tidak setuju tatap muka. Jadi kita jalan sesuai yang ada saja. Jadi tidak ada ujian. Nanti hasil belajar siswa diambil dari nilai tugas, nilai semester dan penilaian lainnya selama belajar mengajar. Seperti itu yang akan kita lakukan ditengah pandemi ini,” pungkas Lende. (LAM)

Comment