by

SMU Programkan Go To School Promosi UKIM

Ambon, BKA- Senat Mahasiswa UKIM (SMU) lewat pleno telah menetapkan salah satu program unggulannya di tahun 2021 mendatang, yakni, Go To School untuk melakukan promosi kampus tersebut jelang penerimaan mahasiswa baru 2021.

Ketua SMU, Marko Talubun, mengatakan, selama ini, mahasiswa hampir tidak pernah dimanfaatkan untuk melakukan promosi kampus di tengah-tengah masyarakat. Khususnya bagi calon mahasiswa yang masih berada di bangku kelas XII SMA, SMK atau sederajat.

Padahal, menurut dia, mahasiswa juga memiliki potensi dan kemampuan untuk dapat melakukan hal itu. “Kita sudah pleno SMU untuk program kerja 2021. Dan salah satu program kami, bagaimana membuat gerakan untuk membantu pihak kampus dalam mensosialisasikan UKIM. Karena selama ini, tim sosialisasi UKIM dibentuk hanya pada elemen dosen saja. Sekarang ini, kita mau modifikasi gerakan mahasiswa di kampus untuk kolaborasi antara pihak dosen dan mahasiswa. Lewat satu kegiatan kita, yaitu, Go To School. Artinya, lewat kegiatan ini, kita turun di masyarakat lebih khusus di sekolah SMA/SMK kelas XII yang akan melanjutkan studinya ke universitas.

Bahwa kalau mengenal UKIM secara umum, mereka mengetahui. Tapi secara spesifik, itu belum. Misalnya, belum mengetauhi berapa fakultasnya, berapa biayanya, apa sistim pembeyarannya dan lainnya. Nah lewat program ini, diharapkan dapat membantu promosikan UKIM,” kata Talubun, seusai pleno SMU di Aula UKIM, Selasa (24/11).

Selain itu, lanjutnya. SMU periode 2020-2021 ini juga memprogramkan pendidikan dan pembinaan mahasiswa, yang akan difokuskan pada mahasiswa baru tahun 2021 nanti.

“Kita mau desain soal proses Ospek atau Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) bagi mahasiswa baru. Kita tidak inginkan lagi berperan seperti sebelumnya, hanya sebagai pengawal mahasisiwa baru. Tapi kita harus jadi contoh untuk berperan dalam memberikan pendidikan. Misalnya, memberikan penguatan untuk bukan saja mengenal dan mempelajari disiplin ilmu, tapi juga mampu mengidentifikasi persoalan masyarakat untuk mencarikan jalan keluarnya.

Kita bukan saja melihat persoalan pada kampus, tapi juga ditengah masyarakat. Memang ada KKN-PPM, tapi itu belum dipahami secara serius oleh mahasiswa karena belum ada desain yang matang terkait pendidikan dasar untuk perkuat kapasitas mahasiswa. Ini yang akan kita lakukan di tahun 2021 nanti. Semoga apa yang kita sudah putuskan dalam pleno hari ini (kemarin) dapat berjalan baik serta bermanfaat bagi semua mahasiswa UKIM,” pungkasnya.
(LAM)

Comment