by

SMU UKIM Tolak Rekomendasi Gubernur

AMBON-BKA, Senat Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), menolak surat rekomendasi Gubernur Maluku terkait pencalonan Dr. Drs. Josephus Noya untuk menjadi calon rektor UKIM yang selanjutnya.

Ketua SMU UKIM, Marco Talubun, mengatakan, alasan penolakan itu karena gubernur tidak berhak untuk mengintervensi masalah universitas.

“UKIM sendiri secara institusional, bukan milik pemerintah. Melainkan dibawah naungan yayasan. Oleh karena itu, yang berhak memberikan rekomendasi harus dalam internal kampus,” terang Talubun, Minggu (8/8).

Dengan adanya surat rekomendasi itu, katanya, bisa menghasilkan pandangan negatif masyarakat, kalau pendidikan sudah di politisasi untuk kepentingan beberapa pihak.

Baca juga: Guru Tunggu Juknis Perayaan Kemerdekaan

“Kalau ada surat rekomendasi, ini bisa saja pandangan masyarakat terhadap pendidikan berubah. Masyarakat bisa menganggap, pendidikan sudah dipolitisi kepentingan penguasa,” jelasnya.

Untuk itu, dia menyayangkan belum adanya klarifikasi dari pihak kampus dan yayasan, terkait prsoalan rekomendasi gubernur tersebut.

“Sejauh ini, belum ada klarifikasi dari pihak kampus. Namun Ketua Jurusan Kesejahteraan Sosial telah merespon hal ini. Dan menurut saya, respon ini juga ada indikasi mendukung hal tersebut. Sangat disayangkan belum adanya respon dari pihak kampus terkait hal ini,” ujarnya.

Ia berharap, ada klarifikasi dari Gubernur Maluku. Karena hal ini menimbulkan berbagai spekulasi, adanya kepentingan pihak tertentu dalam pemilihan Rektor UKIM nantinya.

Baca juga:
PBM Mapel Kejuruan Dilakukan Secara Luring

“Sampai sekarang belum ada keterangan dari gubernur. Inikan bisa menjadi pertanyaan di berbagai kalangan, tentang tujuan surat rekomendasi ini sebenarnya apa. Jadi saya harap ada klarifikasi gubernur,” tutupnya. (BKA-1)

Comment