by

Soal Laporan Dugaan korupsi PT Kalwedo, Ulemlem : Publik Jangan Salah Tafsir

AMBON-BKA, Salah satu praktisi hukum asal Kabupaten Maluku Barat Daya, Fredi Moses Ulemlem,angkat bicara soal penyelidikan kasus dugaan korupsi PT Kalwedo yang hingga kini bergulir di Kejaksaan Tinggi Maluku.

Berdasarkan informasi di media, Kejati Maluku dinilai tidak objektif dalam mengusut kasus tersebut, padahal, sebagai warga negara yang baik, harusnya publik memberikan dukungan positif bagi kejaksaan untuk mengusut tuntas kasus di perusahan pelat merah itu.

“Mari kita berikan dukungan positif bagi jaksa untuk mengungkap kasus koruspi di perusahaan PT. kalwedo, sebagai warga negara kita wajib mempertanyakan sejauh mana perkembangan kasusnya, akan tetapi tidak etis jika kita menilai kerja jaksa secara subjektif atau berlebihan,” ujar Ulemlem, saat menghubungi Beritakota Ambon, Jumat (13/8).

Menurut kader GMNI Maluku itu, publik atau masyarakat tidak harus mengajarkan soal siapa yang harus bertangungjawab terhadap dugaan korupsi anggaran PT Kalwedo. Jika memang itu terjadi, sama saja, masyarakat sedang memaksakan kejati Maluku untuk segera menetapkan tersangka atau pelaku utamanya. Padahal yang lebih penting adalah, berikan waktu dan kesempatan kepada kejaksaan agar mengusut tuntas kasus ini berdasarkan kewenangan yang ada.

Baca juga: Warga Waiheru Didakwa Pakai Narkoba

“Jadi jangan ajarkan penyidik soal siapa yang bertanggungjawab pada kasus PT. Kalwedo. Publik juga harus tau apa yang harus dikerjakan jaksa, jangan terkesan seperti ada pemaksaan kepada jaksa soal orang lain yang harus bertanggung jawab, semuanya tentu berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, bukan atas kehendak pribadi demi kepentingan,” jelasnya.

Ulemlem meminta, kepada seluruh masyarakat, agar percayakan institusi korps adhyaksa Kejati Maluku, dalam mengusut kasus terrsebut. Dia pun percaya, jika dalam penyelidikan, jaksa sudah kantongi dua alat bukti yang cukup, maka ekspos penetapan tersangka pasti dilakukan kerjaksaan.

“Harapan kami kepada Kejaksaan agar secepatnya dilakukan penetapan tersangka agar kasusnya cepat selesai, karena PT. Kalwedo harus diaktifkan kembali untuk pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya. (SAD)

Comment