by

Sosialisasi Kader Pintar Tangkal Hoaks Vaksin

Ambon, BKA- Tak henti-hentinya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) di lingkup Pemeritah Kabupaten Kepulauan Aru, gencar lakukan sosialisasi vaksinasi Covid-19. Sasaran sosialisasinya pun beragam, seperti yang dilakukan Puskesmas Siwalima, Aru, Kamis (4/3).

Puskesmas Siwalima dibawah kepemimpinan Hadija Hasim, memfokuskan sosialisasi vaksin Covid-19 kepada para kader Posyandu balita di wilayah kerjanya. Kegiatan yang berlangsung di lantai II BPKAD Kepulauan Aru, ini mengusung tema “Kader Pintar Tangkal Hoax”.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kepulauan Aru, Thomas Anmama saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Covid-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Ada jutaan orang yang terinfeksi virus ini. Untuk itu, sangat penting proses vaksinasi untuk imun tubuh setiap orang.

“Bayi dan anak kecil serta orang dengan kekebalan tubuh yang lemah, lebih rentan terhadap serangan virus ini. Jadi siapa saja bisa tertular kalau imun tubuh lemah,” terang Thomas.

Menurut dia, virus Corona bisa menimbulkan beragam gejala pada pengidapnya. Gejala yang muncul ini bergantung pada jenis virus Corona yang menyerang, dan seberapa serius infeksi yang terjadi.

“Yang perlu saya tegaskan disini adalah virus Corona dapat menyebabkan gejala yang parah. Infeksinya dapat berubah menjadi bronkitis dan pneumonia,” jelasnya.

Dituturkan, infeksi virus Corona semakin parah apabila menyerang kelompok individu tertentu. Seperti orang dengan penyakit jantung, paru-paru, imun (kekebalan) tubuh yang lemah, bayi, dan lansia. Olehnya itu, masyarakat harus bersatu dan menggalang komitmen bersama untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi covid-19.

“Tidak ada cara lain untuk membasmi Covid-19. Satu-satunya hanya dengan vaksinasi Covid-19. Jadi pada bulan Maret ini, Puskesmas Siwalima akan gelar vaksinasi terhadap seluruh masyarakat Kelurahan Siwalima. Saya harap partisipasi kita semua ya,” pintanya.

Thomas menyebutkan, ada beberapa tujuan dari vaksinasi Covid-19 yang akan disampaikan secara singkat. Pertama, pemberian vaksin adalah sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dan merupakan penguatan bagi seluruh masyarakat, dengan memperkuat ketahanan tubuh untuk melawan Covid-19.

Kedua, memberikan penyadaran kepada masyarakat, bahwa vaksinasi Covid-19 merupakan gerakan bersama seluruh masyarakat demi memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Dan tentunya vaksinasi Covid-19 aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan.

Ketiga, sambung dia, setelah dilakukannya vaksinasi, masyarakat tidak lantas mengurangi kewaspadaan terhadap virus Vovid-19. Melainkan harus tetap melaksanakan Protokol Kesehatan 5M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dengan Sabun di Air yang mengalir, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas.

“Wakili Pemda Aru, kami harapkan dengan diadakannya kegiatan sosialisasi vaksinasi covid-19 dengan tema Kader Pintar Tangkal Hoaks, kita semua dapat membantu mensukseskan kegiatan vaksinasi Covid-19. Untuk masyarakat Kepulauan Aru tercinta,” harapnya

Sementara itu, dr. Rianto Siagian saat memberikan materi sosialisasi vaksinasi Covid-19 menyampaikan, pemberian vaksin yang harus diberikan dalam rangka meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut, tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan.

“Saya sekali lagi mau ingatkan, bahwa betapa pentingnya vaksin Covid ini. Karena dengan vaksin kita secara perlahan memutus mata rantai virus mematikan ini. Jadi jangan takut untuk divaksin. Vaksin ini aman. Karena melalui uji klinis ketat,” pungkasnya

Hadir dalam Sosialisasi tersebut, Kepala Puskesmas Siwalima, Hadija Hasim, SKM bersama seluruh staf Puskemas Siwalima dan para kader posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Siwalima serta para tamu undangan. (WAL)

Comment