by

Stok Rapid Test Pemkot Mencukupi

Ambon, BKA- Kebijakan wajib rapid test bagi para masyarakat yang tidak menggunakan masker di luar rumah, telah diterapkan Pemerintah Kota Ambon sejak Selasa (15/12) kemarin. Bahkan, stok rapid test sendiri diakui mencukupi selama operasi protokol kesehatan berjalan.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengaku, untuk penyediaan alat rapid test gratis kepada warga Kota Ambon yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) cukup. Bahkan lebih.

“Cukup, cukup. Lebih dari cukup lagi. Rapid test kan pemerintah sudah siapkan. Karena itukan semua gratis itu, kalau dilakukan oleh pemerintah. Tapi kalau mau mandiri yah, bayar,” terang Richard, kepada Beritakota, di pelataran Balai Kota, Selasa (15/12).

Politisi Golkar ini menyebutkan, untuk lokasi operasi Yustisi yang dilakukan Tim Satgas Covid-19, akan difokuskan pada semua pintu masuk yang berada di dalam kota Ambon.

“Semua. Seluruh pintu masuk keluar kota. Jadi ada di Galala (dibawa Jembatan Merah Putih). Ada di Belakang Soya.

Ada juga di Talake. Kemudian ada di Batu Meja. Seluruh titik pintu masuk keluar kota itu dipantau,” bebernya.
Richard menambahkan, kali pertama operasi Yustisi dengan kebijakan rapid test bagi warga yang tidak menggunakan masker di luar rumah, telah ditemukan sekitar 200 warga yang terjaring. Dan dari jumlah tersebut, 4 orang diantaranya hasil rapid test dinyatakan reaktif.

“Mereka yang hasilnya reaktif akan dilanjutkan dengan test swab, guna memastikan apakah sudah terinfeksi Covid-19 atau tidak,” tutup mantan anggota DPRD Maluku ini. (BKA-1)

Comment