by

Suami Pembunuh Istri Terancam 14 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon, menuntut Iwan Tamher suami pembunuh istri di Pasar Mardika, Kota Ambon, dengan pidana penjara selama 14 tahun, dalam sidang, Rabu (31/3).

Sidang dengan agenda tuntutan Jaksa di Pengadilan Negeri Ambon ini di pimpin hakim ketua, Cristina Tetelepta cs, sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Victor Tala.

Penutut Umum menyebut, terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana diancam dalam pasal 351 ayat 3 KUHPidana.

“Terdakwa dinyatakan bersalah dan meminta kepada majalis hakim agar memvonis terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun, di potong masa tahanan,” ujar JPU dalam berkas tuntutannya.

JPU mengatakan, perbuatan terdakwa kepada korban dilatarbelakangi cemburu. Menurut penuntut umum, sebelum terdakwa menikam korban dengan sebilah pisau, kedua pasutri yang dikarunia satu anak ini terlibat cekcok.

“Terdakwa cemburu, dia menduga korban sudah punya lelaki idaman lain. Dan sebelum menikam korban, dia melayangkan satu kali pukulan menggunakan kepalan tangan ke arah punggung korban, berlanjut dia keluarkan sebilah pisau lalu menikam korban secara membabi buta,” sebut penuntut umum.

Saat terkena pisau, korban jatuh tersungkur karena tubuhnya mengeluarkan darah yang cukup banyak. Warga melihat hal tersebut langsung melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian untuk datang mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara, hanya saja, nyawa korban sudah tidak tertolong dan meninggal di TKP.(SAD)

Comment