by

DPRD SBT Diminta Awasi Penyaluran BBM Premium

beritakotaambon.com – Puluhan sopir angkot di Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mendatangi DPRD setempat. Mereka meminta perhatian wakil rakyat tersebut agar serius mengawasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium pada masing-masing SPBU di Bula.

Sebab, BBM jenis premium dua bulan terakhir ini tidak ada di sejumlah SPBU yang ada. Sehingga menyulitkan puluhan sopir angkot di Bula. Sementara ada temuan dari sejumlah sopir angkot, terhadap penjualan BBM premium eceran di beberapa lokasi.

“Aneh sekali, BBM jenis premium dalam dua bulan terakhir tidak ada di SPBU. Sedangkan masih ada penjualan BBM jenis Premium yang kami lihat di beberapa pedagang ecaran di kota bula,” heran Jumaidi, salah satu sopir angkot saat diterima Ketua DPRD SBT, Noaf Rumau, di ruang rapat internal DPRD, Senin, (6/9).

Kata Jumaidi, jika memang tidak ada premium di SPBU di SBT, maka melalui DPRD harus menyampaikan usulan kenaikan tariff angkot ke Dinas Perhubungan (Dishub) SBT. Sehingga kenaikan tariff angkot bisa disesuaikan dengan dengan harga BBM jenis Pertalite yang mulai diberlakukan.

“Kalau memang tidak lagi ada subsidi BBM jenis premium untuk angkutan umum. Kami minta lewat DPRD menyampaikan kepada Kepala Dinas Perhubungan, agar menaikan tarif angkot sesuai dengan harga BBM jenis Pertalite yang berlaku,” pinta Jumaidi.

Baca juga: Angkot di Ambon Akan Dipasang Barcode

Hal senada juga disampaikan Sekertaris Koordinator Sopir Angkot Dalam Kota Bula, Jurusan Bula-Sesar, Jun Derlean. Menurutnya, DPRD harus segera memanggil Dishub untuk bisa menetapkan tariff angkot bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

“Kami meminta kepada DPRD dan Dinas Perhubungan agar menetapkan harga angkutan umum dalam Kota Bula bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum,” tegasnya.

Seluruh aspriasi sopir angkot ini akhirnya diterima langsung oleh Ketua DPRD, Noaf Rumau beserta wakil dan anggota lainnya.

Menurut Noaf, pihaknya akan merekomendasikan kepada Komisi B untuk menangani masalah tersebut. Agar jangan sampai ada oknum yang sengaja menimbum BBM jenis premium. Dan jika ditemukan, akan ditindaklanjuti sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Saya akan merekomendasi kepada komisi yang menangani, agar bisa menelusuri masalah ini. Jangan sampai ada pihak yang sengaja menimbun minyak. Kami juga meminta kepada teman-teman sekalian agar dilaporkan kepada pihak DPRD, jika ada menemukan orang yang menimbun dan menjual minyak premium eceran,” pesan Noaf.

Wakil Ketua DPRD, Agil Rumakat menambahkan, DPRD akan berkoordinasi dengan semua pemangku kebijakan. Bahkan akan segera memanggil pemilik SPBU dan Dishub untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Kami lakukan itu, terkait pelayanan transportasi di dalam kota Bula. Akan kita panggil SPBU, Dinas Perhubungan dan Dinas terkait. Secara pribadi saya merespon positif apa yang disampaikan oleh saudara-saudara sekalian,” pesannya. (SOF)

Comment