by

Syarat Rekrut Boaz Solossa untuk Sejumlah Klub Peminat

Setelah dipecat Persipura Jayapura, Boaz Solossa langsung dihubungi manajemen Persija dan Borneo FC. Namun, Boaz mengajukan beberapa syarat kepada klub yang ingin meminangnya.

Hingga kini pemain yang biasa disapa Bochi ini belum menentukan pilihan. Boaz masih ingin menenangkan pikiran selama sepekan hingga dua pekan bersama keluarga. Setelah itu, Boaz akan menentukan pilihan apakah akan membela Persija atau Borneo FC.
Kepada Persija dan Borneo FC, juga klub Liga 2 yang juga tertarik menggunakan jasanya, Boaz mengajukan satu syarat.

Syaratnya, adalah klub yang menginginkannya harus juga mengontrak Yustinus Pae yang juga telah dipecat oleh Persipura.
“Salah satu klub yang telah mengontak adalah Borneo FC, dari klub Liga 2 juga ada, terus Persija, tapi cuma sebatas komunikasi. Belum ada apa-apa. Saya cuma bilang, ‘oke, iya nanti saya pikirkan lagi’,” kata Boaz pada Kamis (8/7).

“Ke mana pun saya pergi, saya usahakan dengan saudara saya Yustinus Pae. Kita harus bersama-sama. Ke mana pun saya pergi, Tipa [sapaan Yustinus Pae] harus ikut. Saya pikir kita dua harus bermain sama-sama karena sudah jadi keluarga. Ke mana pun saya pergi, saya mohon harus mau Tipa ada di situ. Harus sama-sama,” ujar Boaz menambahkan.

Sementara itu, Boaz mengaku harus tetap profesional jika nanti harus berhadapan dengan Persipura.
“Apalagi nanti akan ketemu dengan Persipura, itu nanti akan menjadi masalah yang besar, tapi harus tetap profesional. Jika nanti melawan Persipura pasti ada rasa sedih, senang, tapi kalau dendam tidak, karena Persipura yang besarkan nama saya. Sampai mati pun saya akan dukung Persipura,” katanya.

Selama sepekan hingga dua pekan ke depan, Boaz Solossa akan konsultasi dengan keluarga, terutama kepada ibunya. Ia juga bakal meminta pendapat istri dan anak-anaknya. Kenyamanan keluarga bagi Boaz salah satu pertimbangan utama dalam memilih klub baru.
“Yang penting saat ini saya menikmati waktu dengan keluarga dan meminta dukungan doa dari semua.

Terutama dengan keluarga saya harus konsultasi, minta pendapat. Kemanapun saya pergi, saya rasa jadi rumah baru buat saya,” ucap Boaz. “Setelah minta petunjuk, masukan, terutama saya punya mama. Tanya mama bagaimana, istri, anak-anak bagaimana. Kalau anak-anak bilang ke sini ke situ, saya akan ikut. Yang pasti saya harus cari tempat yang nyaman,” ujar mantan kapten Timnas Indonesia ini.

Boaz Solossa resmi berpisah dengan Persipura pada Senin (5/7). Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano yang mengumumkan pemecatan kepada Boaz dan Yustinus Pae melalui media sosial Instagram.
Alasan Persipura mengakhiri kerja sama dengan Boaz dan Yustinus karena tindakan indisipliner. Keduanya dianggap melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang meski telah telah membuat komitmen bersama.

Mengenai indisipliner ini Boaz mengaku bersalah dan menerima sanksi yang diberikan. Hanya saja Boaz tidak puas dengan cara Persipura mengakhiri kerja sama tanpa ada pertemuan, padahal rumah Boaz dan manajemen Persipura tak berjauhan. (INT)

Comment