by

Syukuran HUT Persit KCK Secara Virtual

Ambon,BKA- Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ke-75 tahun 2021, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura Ny. Dessy Arnold A.P Ritiauw, mengikuti syukuran secara virtual, Selasa (6/4).

Danrem bersama Ketua Persit KCK, turut didampingi pengurus Persit KCK Koorcab Rem 151, di Loby Atas Makorem 151/Binaiya, Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Ambon.

Turut hadir dalam Kegiatan Kasrem 151/Binaiya Kolonel Inf Prabowo Satiaji, Kasiter Kasrem 151/Binaiya, Kasi Log Kasrem 151/Binaiya, Kasi Pers Kasrem 151/Binaiya, Kasi Intel Kasrem 151/Binaiya, Kasi Pers Kasrem 151/Binaiya dan Para Perwira Korem 151/Binaiya.

Perayaan HUT secara virtual ini, diselenggarakan secara serentak, dan diikuti Persit KCK di seluruh Indonesia, yang dipimpin langsung Ketua Umum Persit KCK, Ny. Hetty Andika Perkasa. Dengan teman, “Persit Kartika Chandra Kirana Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas Untuk Menciptakan Keluarga Yang Mandiri dan Tangguh di Masa Pandemi”.

Rangkaian acara syukuran itu, diawali dengan ucapan selamat ulang tahun ke–75 Persit KCK dari Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ketua Umum Pia Ardya Garini, Ketua Umum Jala Senastri secara virtual. Kemudian menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, penyematan tanda penghargaan lencana Setya Bhakti, pemotongan tumpeng, menyanyikan Mars Persit KCK dan penyerahan tali asih kepada warakawuri, anak yatim serta dana asuh kepada karyawan Persit Pusat.
Ketua Umum Persit KCK, Ny. Hetty Andika Perkasa, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota Persit di manapun berada dan bertugas.

“Peringatan HUT ke-75 Persit, bukanlah sekedar seremonial. Melainkan sebagai pemacu semangat dalam organisasi. Agar menjadi lebih solid maju dan berkembang kegiatan-kegiatan, berkat kerjasama yang luar biasa dari setiap kepemimpinan yang keluar dari seluruh pengurus Persit,” terangnya.
Dipaparkan, organisasi istri prajurit TNI AD berdiri pada tanggal 3 April 1946. Awalnya bernama Persatuan Kaum Ibu Tentara (PKIT). Organisasi ini tersebut lahir di tengah perjuangan bangsa Indonesia yang dijiwai semangat dan cita-cita luhur, untuk merebut kemerdekaan.

Dan lahirnya organisasi tersebut, didorong oleh kesadaran yang timbul di kalangan istri prajurit sebagai pendamping suami yang sedang berjuang menegakkan dan mempertahankan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia.
“Dalam masa sulit dan penuh keterbatasan selama pandemi Covid-19 yang hingga kini masih kita rasakan, berbagai webinar mulai soal kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya. Sebagai upaya untuk pengkayaan diri setelah kita lakukan, agar anggota Persit bisa menjadi wanita yang mandiri dan tangguh mempunyai kontribusi terhadap bangsa dan negara,” tutupnya. (Pendam 16).

Comment