by

Tagop Harap RKPD Terintegratif

Ambon, BKA- Bupati Buru Selatan (Bursel) Tagop Sudarsono Soulissa berharap, dalam penyusunan program Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 harus lebih cermat dan terintegratif. Yakni dalam rumusan penyusunanan RKPD pembangunan tahun 2022, didasari Permendagri nomor 86 tahun 2017.

Mengawali sambutannya, Tagop mengatakan, di awal tahun penyusunan RKPD bagi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih periode 2021-2026, Safitri Malik Soulissa dan Gerson Eliaser Selsily harus sejalan dengan upaya pencapayan visi pemerintahan Bursel. Yakni mewujudkan kemandirian berkelanjutan sebagai kabupaten yang rukun berbasis Agro-Marine.

“Jadi dalam penyusunan RKPD tahun 2022 harus lebih cermat dan terintegratif. Serta mampu menjawab berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat secara tepat dan strategis,” pintanya, lewat rilisnya kepada koran ini, Selasa (23/2).

Yang dalam penyusunan RKPD, kata Tagop, harus bisa mengangkat lima skala prioritas pembangunan daerah dintaranya, peningkatan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi yang inklusif, peningkatan sarana dan prasarana dalam prastruktur dan penataan ruang, penguatan kelembagaan pemerintahan dan percepatan pembangunan SDM.
Termasuk peningkatan wawasan dan jati diri masyarakat, serta memanfaatkan tata kehidupan masyarakat yang aman, damai, tertib taat hukum dan harmonis dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Sebelumnya Ketua panitia, Sopyan Sanaky menyampaikan, tujuan dari perancanaan RKPD agar dapat mewujudkan program prioritas pembangunan kabupaten Bursel tahun 2022. Hal ini sebagai salah satu panduan dalam menyamakan presepsi dan pemahaman bersama, tentang pembangunan Bursel lima tahun kedepan.

Dengan tujuan, penyepakatan program prioritas analisis dan isu strategis yang kemudian akan dituangkan kedalam penandatanganan berita acara kesepakatan Forum Konsultasi Publik dan sebagai bahan perbaikan dengan penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Bursel. (RHM)

Comment