by

Tak Pakai Masker, Warga Wajib Rapid test

Ambon, BKA- Warga Kota Ambon yang kedapatan tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, akan langsung di rapid test oleh petugas operasi yustisi.

Aturan itu mulai diberlakukan hari ini, Senin (14/12), Sesuai Perwali nomor 25 tahun 2020. Tidak bisa menolak, hal itu sudah wajib untuk ditaati oleh seluruh warga Kota Ambon, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


Juru Bicara (Jubir) Covi-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz, mengatakan, penegakan disiplin kepada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan harus diperketat, guna melindungi masyarakat yang belum terinfeksi virus mematikan tersebut.

Salah satu langkah tegas yang diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, yakni, mewajibkan dilakukannya rapid test bagi warga yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Hal itu diberlakukan saat operasi yustisi. “Kita berlakukan wajib rapid bagi warga yang tidak menggunakan masker saat berada diluar rumah, ” ujaranya, ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (13/12).

Saat ini, ungkap Adriaansz, tingkat kesembuhan dan terkonfirmasi Covid-19 di Kota Ambon masih saling kejar, meski tingkat kesembuhan terus meningkat.

Sehingga saat operasi yustisi dilaksanakan, kedapatan warga yang tidak menggunakan masker, akan langsung di rapid test. “Wajib rapid itu dilakukan saat operasi yustisi. Dan itu akan berlaku besok (hari ini) dan seterusnya, sesuai Perwali nomor 25 tahun 2020. Jadi begitu hasil rapid-nya keluar dan dinyatakan reaktif, maka langsung swab. Kemudian, jika nantinya swab dinyatakan positif, maka petugas langsung akan melakukan penjemputan dan dibawa kelokasi karantina terpusat yang telah disiapkan Pemkot,” terangnya.

Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Tracing, Testing dan Treatment (3T). Sehingga diharapkan, langkah tersebut bisa didukung oleh semua masyarakat.

“Kita berharap agar ada partisipasi dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, sebab ini untuk kebaikan kita bersama, yakni, akhir Desember, Ambon harus di zona kuning, atau bahkan zona hijau,” tutupnya. (BKA-1)

Comment