by

Tak Patuhi Prokes, Angkot Bakal Disanksi

Ambon, BKA- Para supir angkutan kota (angkot) diberikan warning oleh Pemerintah Kota Ambon, agar tetap patuhi anjuran protokol kesehatan (Prokes) selama pandemi Covid-19. Sebab jika tidak patuhi Prokes, maka akan diberikan sanksi tegas.

Hal ini, kata Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, untuk menekan tingkat penularan wabah Covid-19 di Kota Ambon. Sebab saat ini, anjuran jaga jarak sulit diterapkan di masyarakat.

Untuk itu, sambung Richard, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, kedepan akan melalukan patroli terkait Prokes kepada angkot maupun mobil pribadi.

Menurut Richard, dalam penerapan PSBB Transisi tahap XI ini, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 akan difokuskan untuk pengawasan warga terkait sosial distancing atau jaga jarak. Guna hindari kluster baru penyebaran Covid-19.

“Akan ambil kebijakan amandemen. Akan diberikan teguran pertama, kemudian sanksi teguran kedua, sanksi teguran ketiga. Jika belum indahkan, kita akan langsung kandangi angkot atau mobil pribadi itu. Kandangi di Passo di unit perhubungan kita,” tegasnya kepada wartawan di Ambon, Minggu (13/12).

Diakuinya, jika masih belum menggubris anjuran Pemkot terkait Prokes, izin trayek angkot maupun mobil pribadi akan dicabut. Intinya, selama pandemi kapasitas penumpang hanya 50 persen.”Kita akan bekukan izin trayeknya,” pungkas Richard. (BKA-1).

Foto Ambon Manise : Sejumlah masyarakat terlihat sedang menikmati pemandangan sore di pesisir pantai Wayame, kecamatan Teluk Ambon, Sabtu (12/12)

Comment