by

Takut Ditegur, Sekolah Hentikan BTM

Ambon, BKA- Pada awal semester genap, Januari lalu, SD Negeri Latta sempat mengambil kebijakan untuk melakukan Belar Tatap Muka (BTM) di sekolah, khusus untuk siswa kelas I.

Namun hal itu segera dihentikan, takut mendapat teguran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon karena melanggar aturan protokol kesehatan (prokes). Demikian ungkap Kepala SD Negeri Lata, J. Kakisina, Selasa (2/2).

“Karena belajar tidak efektif, maka saya bicara dengan wali kelas, khusus kelas I, untuk mengatur BTM di sekolah. Jadi biasanya itu wali kelas atur, setiap pertemuan 2 siswa untuk ke sekolah. Kemudian diajarkan. Dan itu berjalan baik, meskipun tidak berlangsung setiap hari. Tapi untuk saat ini, saya sudah hentikan siswa datang ke sekolah sesuai aturan pemerintah. Karena kita juga takut ditegur,” ungkapnya.

Memang akuinya, siswa kelas kecil atau kelas I sangat sulit Belajar Jarak Jauh (BJJ). Sehingga dia meminta agar Pemkot Ambon, lewat Dinas Pendidikan (Disdik) mengambil kebijakan terkait hal itu, guna menyelamatan kualitas anak-anak didik ditengah pandemi ini.

Apapun syaratnya, lanjutnya, sekolah akan upayakan. Yang terpenting BTM dilakukan.

“Akhirnya, meskipun mereka sulit belajar, kita lanjutkan PJJ saja. Padahal sebenarnya, mereka kesulitan kalau tidak belajar secara tatap muka. Bersyukur bagi anak yang cepat tanggap, tapi bagi anak yang lemah kan butuh bimbingan dan pendampingan tatap muka,” tutup Kakisina. (LAM)

Comment