by

Tarif Parkir Progresif Tidak Untuk Roda Dua

Pemerintah Kota Ambon telah menetapkan tarif parkir progresif pada lima kawasan strategis di kota bertajuk Manise ini. Penerapan tarif parkir ini, hanya berlaku bagi kendaraan roda empat, enam dan diatasnya.

Untuk kendaran roda empat, tarif parkir diberlakukan mulai Rp 4.000 untuk jam pertama. Jika parkir lebih dari satu jam, maka pemilik kendaraan dikenakan tambahan biaya parkir sebesar Rp 2.000 dan seterusnya.

Untuk kendaraan roda enam, pada jam pertama parkir dikenakan biaya sebesar Rp 6.000. Namun jika lewat dari jam pertama, maka dikenakan tambahan biaya sebesar Rp 3.000.

Tarif parkir progresif ini menggunakan sistim jam-jaman. Yakni pengendara akan dikenakan biaya parkir per jam.

Sementara untuk kendaraan diatas roda enam, akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp 8.000 di jam pertama. Jika lebih dari satu jam, maka dikenakan tarif tambahan sebesar Rp 5.000 dan seterusnya.

“Kalau 4.000 rupiah itu untuk roda empat. Kalau kendaraan ini lewat sejam pertama, harus menambah tarif, yaitu sebesar 2000 rupiah. Kalau untuk roda enam jam pertama itu dikenakan 6000 rupiah. Tambahan jam dikenakan 3000 rupiah. Dan untuk kendaraan diatas roda enam, itu sebesar 8.000 rupiah. Kalau dia (pengendara) masih mau parkir, maka harus membayar tarif tambahan kurang lebih 5.000 rupiah,” ungkap Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, Robby Sapulette, kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (19/5).

Dijelaskan, lima kawasan strategis yang ditetapkan pemerintah kota untuk menerapkan tarif progresif yaitu di seputara jalan A.Y. Patty, Said Perintah, A.M Sangadji, Sam Ratulangi, dan jalan Diponegoro.

“Hal ini selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang parkir,” sebut Robby.

Sementara untuk kendaraan roda dua, terang Robby, tidak dikenakan tarif parkir secara progresif. “Di lima kawasan strategi itu, roda dua tidak termasuk. Kendaraan roda dua bisa membayar seperti biasa. Yaitu 2.000 rupiah. Saya harap masyarakat bisa paham dengan tujuan ini,” imbuhnya.

Dia mengaku, juru parkir (Jukir) yang akan bertugas di lima kawasan dimaksud, sudah dibekali pengetahuan tentang tarif progresif. “Kita sudah bekali mereka dengan cara bagaimana tangani tarif parkir progresif. Dan saya lihat mereka sudah siap menjalani tugas ini,” tuturnya.

Robby menambahkan, tarif parkir yang bersifat perjam ini mulai diberlakukan Senin, 24 Mei 2021 mendatang.

Diberitakan sebelumnya, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan, telah menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) nomor 16 tahun 2021 tentang Pengaturan Biaya Parkir secara progresif pada Zona-zona Strategis. (IAN)

Comment