by

Tasaney Akan Jadi PAW Almarhumah Murniati Hentihu

beritakotaambon.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Maluku, tidak terburu-buru dalam menentukan Pengganti Antar Waktu (PAW) almarhumah Murniati Sulaiman Hentihu.

Namun digadang-gadang, kekosongan kursi anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Provinsi Maluku, sejak 10 Agustus 2021, itu akan diisi Michiel Frits Leonard Tasaney.

Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Ramly Ibrahim Umasugi, mengungkapkan, terkait PAW, dirinya tetap mengikuti aturan.

Sesuai peraturan, PAW diatur dalam Peraturan KPU Nomor 6 tahun 2019 tentang PAW Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Jika mengacu pasal 426, Ayat 3, UU Nomor 7 tahun 2017, disebutkan, calon terpilih anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) diganti oleh KPU, KPU provinsi, dan KPU kabupaten/kota, dengan calon dari daftar calon tetap partai politik peserta pemilu yang sama di daerah pemilihan tersebut, berdasarkan perolehan suara calon terbanyak berikutnya.

Baca juga: Pemkab Buru Turunkan Harga Rapid Antigen

“PAW itu berdasarkan perolehan suara terbanyak. Setelah Ibu Ati, kalau tidak salah marganya Tasaney yang dari Buru Selatan itu mendapatkan suara terbanyak setelah Ibu Ati,” kata Ramly, Senin (6/9).

Sesuai perolehan suara calon legislatif (Caleg) tahun 2019 dari Partai Golkar di dapil tersebut, almarhumah Murniati Sulaiman Hentihu saat itu memperoleh sebanyak 3.874 suara, disusul Michiel Frits Leonard Tasaney dengan sekitar 1.600 suara.

“Iya (Michiel Frits Leonard Tasaney yang akan menjadi PAW Murniati Hentihu), karena dari hasil perolehan suara, dia (Michiel Frits Leonard Tasaney) yang banyak,” ujar Ramly.

Baca juga: Pemkot Gelar Doa Bersama Untuk Ambon

Bupati Buru dua periode itu menjelaskan, proses PAW itu akan dilakukan setelah lewat masa berduka. “Mungkin sesudah masa berduka, minimal setelah 40 hari,” pungkasnya.(MSR)

Comment