by

Telaah Proyek Puskesmas Mangkrak di Aru Rampung

CV Pratama Golden Jaya Terancam di Blacklist

Ambon, BKA- Pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Karawai, Kecamatan Aru Tengah Timur, hingga kini tak kunjung selesai. Padahal, proyek yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah itu telah dicairkan sebesar 50 persen.

CV Pratama Godean Jaya (PGJ) selaku kontraktor pada proyek pembangunan Puskesmas itupun terancam di blacklist oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru. Pasalnya proyek yang dikerjakan oleh perusahaan ini sejak tahun 2018 silam, hingga saat ini belum juga selesai.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), J. Ubyaan, ketika ditemuai BeritaKota Ambon dirung kerjanya, Kamis (27/8), mengaku, berdasarkan hasil telaah staf yang dilakukan pihaknya terhadap progres pembangunan Puskesmas ini, terdapat dua point utama penting, yakni, pengembalian kerugian keuangan daerah dan apabila tidak, maka perusahan tersebut di blacklist.
“Telaah staf kita ini bukan hanya untuk proyek pembangunan Puskesmas Karawai saja, namun untuk semua proyek yang terbengkalai dari tahun 2018 hingga 2019,” jelas Ubyaan.

Diakui, pembangunan Puskesmas Karawai, Kecamatan Aru Tengah, batas waktu penyelesaian di bulan November 2019. Namun hingga kini belum ada acuan pembayaran. Itu artinya, pekerjaannya belum selesai.

Karena itu, tambah dia, telaah staf akan disampaikan ke bupati sebagai dasar untuk menindak kontraktor yang tidak bertanggungjawab terhadap pekerjaannya.

Selain itu, tembusan dalam surat itu juga akan disampaikan ke Kepala Dinas Kesehatan, guna membuat laporan progres pekerjaan untuk dilaporkan ke Inspektorat sebagai bagian dari tindak lanjut temuan BPKP Maluku.

“Ini dilakukan, karena sesuai dengan kesepakatan dan kesanggupan mereka (kontraktor) akan selesaikan pekerjaan di bulan November 2019 kemarin. Faktanya, sampai saat ini belum juga rampung,” tandas Ubyaan. (WAL)

Comment