by

Tenaga Guru Kontrak MBD Sudah Disiapkan

Ambon, BKA- Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD, Ferdinand Lewier, mengungkapkan, nama-nama Tenaga Kontrak Daerah (TKD) khsusus guru, telah disiapkan. Sehingga akan diumumkan dalam waktu dekat, setelah ditandatangani oleh Bupati MBD, Benyamin Th. Noach.

Nama-nama tenaga guru kontrak yang telah disiapkan tersebut, katanya, sama sekali tidak berdasarkan pada kepentingan politik. Melainkan disesuaikan dengan kebutuhan pada setiap sekolah, guna pemerataan guru di kabupaten bertajuk “Kalwedo” itu.

“Soal guru, kita sudah siapkan sesuai degan kebutuhan. Tinggal bapak bupati tandatangani saja. Jika semua sudah selesai, baru diumumkan lewat Surat Keputusan (SK). Jadi tidak ada permainan kepentingan dalam proses ini. Murni untuk kepentingan pendidikan di MBD. Dalam penentuan pun, berdasarkan hasil evaluasi. Jadi yang ingin benar-benar mengabdi, diberikan kesempatan bertugas pada sekolah yang membutuhkan,” ujar Lewier, Minggu (17/1).

Demi perbaikan kualitas pendidikan di MBD,t TKD khusus guru diseleksi dengan baik. Pasalnya, berdasarkan pengalaman tahun lalu, ada sejumlah tenaga guru yang tidak pernah ke tempat tugas, namun menerima upah kerja setiap bulan.

“Jadi sistemnya kita harus rubah. Untuk antisipasi itu, sejak tahun kemarin sudah kita rubah sistem penyaluran gaji. Yang awalnya secara manual, kita ganti dengan mengirim langsung pada rekening masing-masing guru. Dengan syarat, harus masukan laporan ke dinas dulu, yang ditandatangani oleh kepsek dan UPTD. Itu kita lakukan, supaya dengan sendirinya terseleksi. Yang tidak tugas, pasti tidak punya laporan. Kan tidak mungkin yang lain bertugas, lalu sisanya enak-enak saja, setiap bulan terima gaji. Jadi yang tidak tugas, kita evaluasi untuk tahun berikutnya. Kita butuhkan guru yang benar-benar ingin memajukan daerah ini,” tegasnya.

Dengan demikian, dia meminta agar semua TKD tetap bersabar, aambil tetap menjalankan tugas dengan baik. “Pokoknya kalau sudah siap semuanya, akan kita sampaikan lewat SK. Jadi bersabar saja. Jangan berpikir ini dan itu soal proses ini. Tapi sebaliknya, kita saling menopang bangun pendidikan di daerah ini,” pungkas Lewier. (LAM)

Comment