by

Terdakwa Narkoba Terancam Dua Tahun Bui

Ambon, BKA- Terdakwa Narkoba Febri Rikumahu, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) J. W. Pattiasina dengan pidana penjara selama dua tahun.
Warga Desa Latta Kecamatan Baguala Kota Ambon itu dituntut bersalah melakukan tindak pidana narkotika atau melanggar pasal 127 Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini supaya menjatuhkan pidana terhadap terdakwa pidana penjara selama 2 tahun dikurangi selama terdakwa ditahan,” ungkap JPU dalam persidangan, Selasa (5/1).

Selain itu, JPU meminta agar barang bukti berupa 5 buah pyrex kaca, 22 buah sedotan plastik, 3 buah produk botol yang telah dilubangi, dan satu kertas aluminium serta satu paket ganja yang dikemas dengan plastik bening dirampas untuk dimusnahkan.
Sidang tuntutan itu diimpin Yanti Wattimury cs, serta terdakwa didampingi penasehat hukum Peni Tupan.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa memiliki satu paket narkoba jenis ganja pada saat ditangkap, di kos-kosan miliknya, Selasa (14/7).
Penangkapan terhadapnya berawal dari adanya informasi ada orang yang memiliki narkotika jenis ganja di Desa Passo.

Terdakwa mengaku memiliki ganja tersebut untuk dikonsumsi. Terdakwa memang bukan target penangkapan, namun saat tertangkap terdakwa tidak memiliki izin untuk menguasai narkotika tersebut.
Terdakwa memperoleh ganja tersebut, dengan cara membeli satu paket seharga Rp. 50.000. Dia bersama temannya, Abraham Yosep patungan untuk membeli ganja tersebut.

Terdakwa sendiri mengaku, mendapat ganja dari Robbi Kainama. Dia mengaku sudah tiga kali membeli ganja. Pertama, saat tahun baru. Lalu hari paskah dan yang ketiga pada pertengan Juli lalu. Dia mengaku sudah menghabiskan sekitar Rp. 2 juta saat membeli ganja tersebut. (SAD)

Comment