by

Terdakwa Perusak Hutan Adat Sabuai Dihukum

AMBON-BKA, Imanuel Qudaresman, Bos CV SBM yang terjerat dalam kasus illegal loging di hutan adat Sabuai, Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur, dihukum dua tahun penjara, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Hunimua, Kamis (5/8).

Selain pidana badan, hakim ketua Awal Darmawan mengatakan, Bos CV SBM ini juga dihukum membayar denda sebesar Rp. 500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Putusan hakim ini, tentu lebih besar dari tuntutan Jaksa yang sebelumnya hanya menuntut Yongki sapaan terdakwa dengan pidana penjara 1,2 tahun penjara.

Hakim dalam amar putusannya menyebutkan, perbuatan terdakwa Yongki terbukti bersalah melanggar ayat 1 huruf a Jo, pasal 12 huruf k undang-undang nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan dan undang-undang nomor 8 tahun 1981.

Baca juga: Kapolsek Bandara Pattimura Diganti Futwembun

“Terdakwa Imanuel Quderesman alias Yongki telah terbukti secara sah dan diyakinkan telah salah melakukan tindak pidana dengan sengaja memiliki hasil hutan yang diketahui berasal dari pembalakan liar sebagaimana didakwakan dalam dakwaan alternatif” tandas Hakim. (SAD)

Comment