by

Terkait Pembagian PI 10 Persen, MBD Apresiasi Kebijakan Gubernur

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) mengapresiasi dan menyambut baik kebijakan Gubernur Maluku, Murad Ismail, terkait pembagian Participating Interest (PI) 10 persen.

Pembagian PI 10 persen jatah Provinsi Maluku dari pengelolaan Blok Masela dilakukan, sebagai tindak lanjut perintah Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, yang disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

“Yang jelas, apa yang disampaikan gubernur sesuai harapan dari masyarakat,” ungkap Wakil Bupati MBD, Agustinus Kilikily, usai rapat koordinasi pengawasan intern keuangan dan pembangunan tingkat Provinsi Maluku tahun 2021, di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (3/6).

Menurutnya, jatah 3 persen yang didapatkan MBD, 3 persen KKT, 3 persen untuk Pemerintah Provinsi Maluku, serta 1 persen untuk kabupaten/kota lainnya, merupakan langkah positif untuk meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat.

“Hal ini tentu harus dingunakan secara efektif. Tidak bisa neko-neko, apabila itu terjadi. Sehingga yang merasakan adalah rakyat kecil, masyarakat kita yang bawah,” ucapnya.

Dana yang terbilang besar itu jika direaliasikan, katanya, maka Pemkab MBBD akan memprioritaskan untuk memajukan desa-desa yang selama ini masih tertinggal.

“Hal ini dilakukan, agar ada pemerataan dan tidak merasa disingkirkan oleh pemerintah itu sendiri. Dengan demikian, tanggung jawab Pemda untuk melihat masyarakat yang ada di bawahnya, baik dilihat dari infrastruktur, pemberdayaan, pelayanan dan lain sebagainya,” tutupnya.(GEM)

Comment