by

Tersangka Bandar Narkoba Siap Sidang

Setelah jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Maluku melakukan penyusunan dakwaan berkas bandar narkoba inisial AHB alias R alias PE, dalam waktu dekat, akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Ambon untuk disidangkan.
Kasi Penkum Kejati Maluku, Wahyudi Kareba kepada koran ini mengatakan, berkas perkara tersebut dalam waktu dekat sudah dilimpahkan ke pengadilan untuk di sidang.
“Dalam waktu dekat sudah dilimpah ke PN untuk sidang,” ujar Kareba, Kamis, (10/6).
Menurutnya, berkas perkara ini siap dilimpahkan ke pengadilan, setelah tim penuntut umum selesai menyusun dakwaan tersangka dari sisi formil dan materill.
“Karena dari sisi formil dan materil sudah dipenuhi, ya, penuntut umum siap limpah. Hal ini juga dilakukan supaya tersangka dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di dalam sidang,” tandas Kareba.
Sebelumnya, tim Gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku, BNN Kota Tual dan Polres Maluku Tenggara meringkus Bandar Narkoba berinisial AHB alias R alias PE, Kamis, 11 Maret 2021 lalu.
Bandar narkoba ini diringkus saat sedang melakukan transaksi satu paket narkotika jenis sabu di JL. Watdek, Kabupaten Maluku Tenggara.

Kepala BNN Provinsi Maluku, Brigjen MZ. Muttaqien menjelaskan, penangkapan bandar narkoba berawal dari informasi dari masyarakat.

“Setelah mendapatkan laporan informasi dari masyarakat terkait maraknya dugaan peredaran narkotika di Kota Tual-Maluku Tenggara, maka pada Kamis 11 Maret 2021, tim gabungan melakukan penyelidikan, sehingga berhasil menangkap target bandar yang sedang melakukan transaksi di depan Rama Indah Jln. Watdek Maluku -Tenggara, dengan BB berupa 1 paket narkotika jenis sabu beserta sepeda motor yang di gunakan TO (target operasi),”terangnya melalui rilis resmi BNNP Maluku Jumat, 12 Maret 2021 lalu.
Saat ditangkap, lanjut Muttaqien, tim gabungan langsung mengamankan barang bukti bandar narkoba tersebut di rumahnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan ini diantaranya, 1 unit brankas yang di dalamnya 1 paket narkotika dalam plastik bening ukuran besar dan uang sejumlah Rp. 11.000.000, 10 paket narkotika dalam plastik bening ukuran kecil, 1 buah timbangan digital, 4 unit Hp, 4 buah alat hisap shabu (bong), 1 lembar kartu BNI, 1 buah alat penghancur sabu, 3 lembar uang palsu pecahan Rp. 100.000 dan 2 unit HT. (SAD)

Comment