by

Tersangka Penganiaya Polisi Dibawa ke Jaksa

Ambon, BKA- Penyidik Satuan Reskrim Polres Maluku Tengah, akhirnya melakukan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti tersangka RMS alias Oki ke jaksa penuntut umum Kejari Malteng, Jumat pekan kemarin.

Tersangka yang merupakan warga Negeri Haruru, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah,ini dijerat dalam kasus penganiayaan terhadap Brigpol Rudolof Falentino Sabandar anggota Polri yang berdinas di Polres Malteng.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi menjelaskan,dalam penyelidikan kasus ini, tersangka RMS, sempat buron selama beberapa bulan pasca peristiwa penganiayaan terhadap korban tersebut terjadi.

“Peristiwa penganiayaan itu terjadi di dusun Amahai 2 tepatnya lapangan sepak bola gawang mini. Saat itu berlangsung pertandingan sepak bola antara pemuda dari desa Haruru dengan pemuda dari desa Waraka, kemudian pada akhir pertandingan terjadi keributan antar kedua kelompok desa itu, kemudian saat itu korban melerai tersangka, namun tersangka ini langsung menganiaya korban hingga babak belur, meski korban sudah katakan bahwa dia seorang polisi. Padahal korban sudah mengaku dia adalah anggota polisi. Setelah aniaya tersangka ini kabur, dan beberapa waktu kemudian baru ditemukan dan langsung diamankan,”beber Kapolres, kepada sejumlah awak media Minggu (14/3).

Menurut Kapolres, usai dianiaya korban kemudian membuat laporan polisi atas peristiwa yang dialaminya. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka.

“Setelah diamankan penyidik kemudian melakukan penyidikan guna menuntaskan kasus tersebut. Hasilnya berkas perkara tersangka dinyatakan lengkap oleh jaksa Kejari Malteng,”jelas Umasugi.

Umasugi mengatakan, setelah dinyatakan lengkap oleh penuntut umum maka Rabu 10 Maret 2021 kemarin, berdasarkan petunjuk dari JPU Kejari Malteng, maka penyidik melakukan pelimpahan berkas perkara, tersangka dan barang bukti ke JPU Kejari, untuk selanjutnya tersangka mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan.

“Rabu kemarin, penyidik sudah melakukan tahap II atau pelimpahan berkas perkara, dan tersangka ke JPU Kejari Malteng untuk selanjutnya tersangka ini disidangkan. Tersangka kita jerat dengan pasal 351 ayat (1) KUHPidana, ” tandas Kapolres. (SAD)

Comment