by

ThermalScan Sulit Deteksi Penumpang Kendaraan

Ambon, BKA- Alat ThermalScan atau scan pendeteksi suhu tubuh, yang sering digunakan dalam operasi Yustisi oleh Satgas Covid-19 kota Ambon, sulit mendeteksi atau menjangkau masyarakat yang sementara berada di dalam kendaraan. Baik itu penumpang angkot, roda dua atau kendaraan pribadi.

Sebab, masyarakat berada di dalam kendaraan, harus turun dari kendaraan dan mendekatkan wajahnya pada alat tersebut, sehingga wajahnya dapat terdeteksi thermalScan.

Meskipun demikian, hal tersebut juga dianggap bermanfaat, guna mendeteksi warga yang mempunyai gejala Covid-19. Seperti suhu tubuh yang tinggi. Dan barang siapa terjaring operasi Yustisi, tetap dicek menggunakan alat ThermalScan.

“Semua benda pasti ada bagus dan tidak bagus. Sama halnya dengan thermalScan. Ini bagus untuk deteksi warga punya gejala Covid-19. Tapi untuk warga yang sedang berkendara pasti tidak dapat menjangkau,” ungkap Koordinator Fasilitas Umum, Richard Luhukay, kepada wartawan, Selasa (2/3).

Sejauh ini, kata dia, alat thermalScan sudah sangat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, yang melakukan operasi Yustisi. Sebab, dengan alat tersebut, bisa mendeteksi suhu tubuh seseorang.

Terkait siapa yang suhu tubuhnya menunjukkan gejala Covid-19, lanjut Richard, sampai saat ini belum ada. Namun diharapkan agar warga tetap menjaga kesehatan ditengah Covid-19 yang masih mewabah di Kota Ambon.

Terang dia, sejak operasi Yustisi, masih saja menemukan warga belum patuh terhadap protokol kesehatan. Baik yang tidak memakai masker secara benar maupun sama sekali tidak menggunakan masker ketika beraktivitas diluar rumah.
Untuk menyadarkan warga terkait protokol kesehatan, sambung dia, mereka akan diberikan sanksi sosial maupun administrasi. Seperti disuruh pus-up atau pompa kurang lebih 20 sampai 30 kali.

Kedepan, tambah dia, masyarakat Kota Ambon secara keseluruhan dapat sadar dengan pentingnya protokol kesehatan, saat berada di luar Rumah. Sebab, yang dapat menekan pergerakan Covid-19 hanya dengan penerapan protokol kesehatan. (IAN)

Comment