by

Timnas Indonesia Senior Diisi Pemain Muda, Media Vietnam Curiga Hal Ini

Shin Tae-yong sudah memilih 28 pemain timnas Indonesia senior yang bakal berlaga di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, UEA.

Dari 28 pemain timnas Indonesia hampir semuanya merupakan pemain muda. Pemain tertua adalah Kushedya Hari Yudo berusia 27 tahun dan pemain termuda yaitu Elkan Baggott yang masih berumur 18 tahun.

Shin Tae-yong sempat menuturkan alasan merombak skuat timnas Indonesia senior. Ia menjelaskan kalau para pemain muda memiliki motivasi yang jauh lebih baik dari generasi sebelumnya.

“Memang di lima laga di kualifikasi Piala Dunia sebelumnya, semuanya kalah. Jadi kurang juga motivasinya untuk semua pemain,” kata Shin Tae-yong.

“Pemanggilan pemain muda juga untuk memberikan motivasi dan menunjukan performa yang lebih baik lagi dan mungkin ini saatnya mengganti generasi baru,”

“Saya berharap mental dan fisik mereka juga kuat menghadapi pertandingan nanti,” tuturnya menambahkan.

Akan tetapi, timbul kecurigaan dari media Vietnam, thethao247. Media itu menuliskan kalau dipanggilnya pemain muda untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 bisa mengancam Vietnam di ajang SEA Games 2021.

Hal itu karena ajang SEA Games hanya boleh diisi oleh pemain di bawah usia 23 tahun dan beberapa pemain senior. Vietnam merasa terancam karena mereka bakal menjadi tuan rumah dalam gelaran tersebut pada akhir tahun nanti.

“Park Hang Seo tidak bisa meremehkan karena pelatih Indonesia saat ini adalah Shin Tae Yong. Ia juga membawa skuat muda, sepertinya keinginan mereka ingin unjuk gigi di ajang SEA Games yang akan berlangsung akhir tahun ini,” tulis thethao247.
Shin Tae-yong Hukum Pemain Timnas Indonesia yang Lakukan Kesalahan

Dalam sesi pemusatan latihan di UEA, Shin Tae-yong benar-benar bersikap tegas kepada para pemain timnas Indonesia. Bila ada pemain yang melakukan kesalahan, ia tidak segan-segan menghukum dengan menyuruh berlari.

“Tidak boleh ada kesalahan dalam latihan, coach Shin Tae-yong sangat detail. Saya dua kali kena hukuman berlari, karena ada sesuatu yang salah saat saya dalam berlatih,” kata Osvaldo Haay dilansir dari laman resmi PSSI.

“Tentu saya terima kasih kepada pelatih, karena bagus untuk perbaikan diri sendiri,” ucapnya menambahkan. (INT)

Comment