by

TPN Kemenpan-RB Kunjungi LP dan LPP

Ambon, BKA- Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengunjungi dua Satker Kanwil Kemenkumham Maluku, yakni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ambon, Selasa (08/12).

Kunjungan tersebut terkait penilaian terhadap Satker yang diusulkan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), apakah layak atau tidaknya meraih predikat tersebut.

Rilis Kemenkumham Maluku, Rabu (9/12), kepada koran ini menyebutkan, rombongan TPN yakni Paul Rahakbauw dan Savinah, didampingi Kepala Kantor Wilayah Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku, Andi Nurka, Kepala Divisi Administrasi Agung Rektono seto, Kepala Divisi Pemasyarakatan Hernowo Sugiastanto serta Kepala Bagian Program dan Kehumasan, Abdul Malik Wagola, langsung menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP). Dimana kedatangan rombongan saat itu, disambut meriah dengan tari-tarian tradisional asal Maluku yang dibawakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Usai disambut, TPN Kemenpan RB langsung meninjau sarana prasarana yang ada di Lapas maupun LPP. Selain itu juga terkait perubahan apa saja yang sudah terjadi serta inovasi yang telah dikembangkan oleh Lapas maupun LPP.

Kepala Lapas Kelas IIA Ambon, Saiful Sahri menjelaskan terkait perubahan serta inovasi-inovasi yang ada di masing-masing Unit Pelaksana Tekinis (UPT) yang dipimpin, yang telah dikembangkan selama ini.

Kakanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka menilai, dari hasil pantauan telah membuktikan bahwa Lapas dan LPP terus mengembangkan inovasi serta melakukan berbagai perubahan. Serta memberikan akses pelayanan terbaik kepada masyarakat demi meraih predikat WBK/WBBM.

“Kami bekerja keras memberikan yang terbaik bagi masyarakat dengan memberikan akses yang muda diperoleh. Sehingga pelayanan yang didapat benar-benar memuaskan. Karena kami disini hadir bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani,” terangnya.

Atas dasar itu, lanjut Andi, membuat Satker di jajarannya itu terua mengupayakan yang terbaik dengan inovasi-inovasi yang terus dikembangkan. “Yang menjadi target kami untuk meraih predikat WBK/WBBM dapat tercapai, tentunya sesuai dengan penilaian dari TPN Kemenpan RB sendiri” pungkasnya. (LAM)

Comment