by

TPU Jadi Perhatian PKS Ambon dan MUI

Beberapa lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Muslim yang telah penuh di kota bertajuk Manise ini, akan menjadi perhatian bersama antara DPD PKS Kota Ambon dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Ambon.
Pernyataan ini disampaikan, setelah Ketua DPD PKS Kota Ambon, Yusuf Wally melakukan silaturahmi kebangsaan ke MUI Kota Ambon, Senin (31/5) kemarin.

Menurutnya, beberapa masukan terkait persoalan keumatan juga disampaikan MUI agar bisa disikapi DPD PKS bersama-sama dengan pemerintah daerah. Termasuk rencana relokasi penjagal sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Mardika ke RPH Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon yang telah dibangun Pemerintah Kota Ambon.

“Saat silaturahmi ke MUI Kota Ambon Senin kemarin, kita membahas berbagai permasalahan umat di kota ini. Diantaranya soal TPU yang memang saat ini sudah penuh. Sehingga perlu menjadi perhatian bersama untuk bisa bersama-sama pemerintah agar ada lahan baru untuk pemakaman khusus Muslim. Juga soal RPH yang masih berada di Mardika itu untuk bisa direlokasi ke RPH Tawiri,” ungkap Wally, lewat rilisnya kepada koran ini, Rabu (2/6).

Diceritakan, Ia bersama rombongan PKS disambut baik oleh Ketua MUI Kota Ambon, Mohammad Rahayamtel, bersama jajarannya. Sehingga dirinya pun turut memperkenalkan pengurus baru DPD PKS Kota Ambon.
Kemudian berbagai diskusi berlanjut, hingga beberapa masukan disampaikan Ketua MUI terkait persoalan TPU dan RPH. Yakni diminta agar menjadi perhatian bersama. “Soal RPH dan TPU ini akan menjadi perhatian bersama PKS dan MUI,” tandasnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon ini juga menjelaskan, dari pernyataan Ketua MUI Kota Ambon, Mohamad Rahayamtel telah menjelaskan bahwa PKS dan MUI memiliki pandangan yang sama mengenai keumatan. Sehingga perlu bersinergi untuk melakukan pembinaan terhadap umat di kota Ambon. “Pembinaan terhadap umat perlu menjadi perhatian bagi partai politik dalam hal ini PKS. Itu yang disampaikan,” tutur Wally mengukutip pesan Ketua MUI Kota Ambon.

Ia menambahkan, dari penjelasan Ketua MUI, terdapat komitmen bersama untuk melawan segala bentuk permasalahan masyarakat. Maka perlu memperbanyak kegiatan keagamaan dalam hal pembinaan. Bahkan perlu lakukan pembinaan ke tempat ibadah.

“Beliau (Ketua MUI), juga sampaikan masih banyak tempat ibadah yang belum tersentuh kegiatan pembinaan, sehingga perlu lakukan sinergi antara partai politik dan MUI kota. Juga pembinaan bagi para pemuda perlu dilakukan, untuk mengurangi masalah masyarakat pada anak perempuan di Kota Ambon,” tutup Wally. (UPE)

Comment