by

Tugu Adat KKT Hampir Roboh

Ambon, BKA- Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu lalu, membuat Tugu Selamat Datang yang berada di Jalan Ir. Soekarno, Saumlaki, hampir roboh.

Tentu saja hal tersebut sangat meresahkan masyarakat Saumlaki. Sebab tugu yang melambangkan adat masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) itu, merupakan tugu kebangaan.

Terkait hal itu, Kepala Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum KKT, Mesala Hutabarat, menjelaskan, kalau memang telah terjadi keretakan pada Tugu Selamat Datang.


“Saya mendapat informasi, bahwa terjadi keretakan pada Tugu Selamat Datang. Langsung saya kontak kontraktor. Beliau bersedia untuk memperbaiki bagian yang retak. Namun ditakutkan dikemudian hari terjadi kerusakan lagi, maka saya perintahkan untuk membongkar tungku fondasi empat sisi secara keseluruhan untuk dilakukan pengocoran ulang. Agar dikemudian hari, tidak ada lagi yang dipersalahkan,” ujar Hutabarat, kemarin.

Memang, ungkapnya, proyek Tugu Selamat Datang dengan corak bahan adat Loran tersebut masih dalam taraf pemeliharaan selama 180 hari kelender. Sehingga masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.

Permintaan tersebut, kata Hutabarat, sesuai surat Nomor: 600/29/CKRT/III/2021 tertanggal 01 Maret 2021 yang dilayangkan terhadap Direktur CV. Eirene Citra Perkasa, tentang perbaikan hasil pekerjaan pelaksana Tugu Selamat Datang.

Dalam surat itu, menyatakan, sehubungan dengan kerusakan tugu tersebut, maka pihaknya memerintahkan untuk segera dilakukan perbaikan, mengingat perbaikan terhadap hasil pekerjaan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan konstruksi.

Kalau surat tersebut tidak ditanggapi, tegasnya, maka perusahaan tersebut akan di-blacklist. Alasannya, hasil pekerjaan mereka bobrok.

Namun perusahaan tersebut telah menanggapi surat yang dilayangkan Kepala Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum KKT. Saat ini, mereka sementara melakukan proses perbaikan, yang rencananya akan rampung pada 11 Juni 2021.

“Pihak perusaan sudah siap kerja. Besar harapan, pekerjaan harus sesuai dengan bestek. Sehingga tidak lagi mengalami kerusakan, pasca cuaca ekstrim nantinya,” pungkas Hutabarat. (BTA)

Comment