by

Tuntut 2 Tahun, Pemuda Passo Minta Keringanan

Ambon, BKA- Febri Rikumahu aias Ebo (32), pemuda Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon meminta kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon agar memvonis ringan terdakwa atas kasus penyalahgunaan narkotika.

Hal ini disampaikan kuasa hukum terdakwa, Penny Tupan dalam persidangan yang berlangsung, Jumat pekan kemarin.

“Terhadap tuntutan JPU, kami minta keringanan majelis hakim yang mulia,” ungkap Tupan di dalam persidangan itu.

Dia mengaku, terdakwa sudah mengakui semua perbuatannya, terdakwa juga berjanji tidak mengulangi lagi. “Sebab, ancaman hukuman dua tahun yang disampaikan JPU dianggap terlalu berat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Febri Rikumahu aias Ebo (32), diancam Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon dengan pidana penjara selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam masa tahanan.
Hal disampaikan JPU dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Ambon, Jumat (22/1).
Di dalam amar tuntutan JPU, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 127 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
JPU dalam berkas dakwaannya menyebut, tidak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi, 14 Juli 2020,sekitar pukul 17.00 WIT, tempatnya di kos-kosan terdakwa di Desa Passo.
Awalnya petugas kepolisian Ditresnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari informan kalau terdakwa sedang mengusai narkotika.
Dari informasi tersebut, petugas kemudian menyusun strategi untuk menangkap yang bersangkutan. Dalam penangkapan di dalam kos terdakwa, petugas menemukan satu paket narkoba jenis ganja yang sedang dikuasai terdakwa.
Saat itu juga anggota langsung mengamankan barang bukti satu paket ganja bersama alat-alat untuk mengisap narkotika tersebut.(SAD)

Comment