by

Ujar Kebencian di Medsos, Mahasiswa Unpatti Terancam 6 Tahun Bui

AMBON-BKA, Salah satu mahasiswa Unpatti,Risman Solissa, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana ujaran kebencian di media sosial (medos) oleh penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease,Senin (26/7).

Penetapan tersangka terhadap kader HMI Cabang Ambon ini karena menyebar informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), serta mendistribusikan informasi yang diakses melalui Informasi Elektronik yang bermuat Penghinaan atau Pencemaran Nama Baik, sebagaimana diatur dalam pasal 45A Ayat (2) dan atau Pasal 45 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Leatemia kepada wartawan mengatakan, setelah pelaku Risman Solissa di tahan polisi, Minggu (25/7), tepatnya di pertigaan bundaran monument patung Dr. J. Leimena. Pelaku kemudian di giring ke Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan tindak pidana ujaran kebencian yang ia lakukan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Leatemia, karena telah memenuhi dua unsur, sehingga pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka.

“Kini tersangka terancam penjara selama 6 tahun. Saat ini juga, pelaku sudah di amankan di Rutan Polresta Ambon,” ujar Leatemia, Senin (26/7), di ruang kerjanya.

Menurut juru bicara Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease ini, modus operandi yang dilakukan tersangka yakni, melalui akun Facebooknya memposting tulisan beserta dua gambar atau foto tercantum tulisan yang memuat ujaran kebencian, penghinaan/ pencemaran nama baik atau berita bohong.

Leatemia menambahkan, Mahasiswa 24 tahun asal Buru Selatan ini, tinggal sementara di kosan RT 03 Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. “Penyidik saat ini sudah menahan yang bersangkutan untuk kepentingan penyidikan kasus ini ke depan,” tandasnya.(SAD)

Comment