by

Ujian Praktek Tatap Muka Dibolehkan

Ambon, BKA- Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provisi Maluku, Anissah menilai, penyelenggaraan ujian praktek secara tatap muka bagi siswa kelas XII sangat dibolehkan, jika benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kan ujian praktek ini memang tidak bisa dilaksanakan secara online. Siswa diperhadapkan langsung dengan praktek. Jadi, ya siswa harus tatap muka. Tapi Prokesnya betul-betul dijaga,” tandas Annisah, saat dihubngi koran ini, Kamis (7/1)

Dikatakan, dalam penerapan Prokes Covid-19, tidak saja mencuci tangan, pakai masker atau jaga jarak, tetapi jumlah siswapun harus dibatasi semaksimal mungkin. Artinya, pelaksanaan ujian praktek itu dilaksanakan dengan menggunakan shift.

“Pengalaman ujian praktek di tahun 2020, jumlah siswa paling maksimal dalam ruangan hanya 8 sampai 10 orang. Ini harus kembali diterapkan dalam ujian praktek tahun ini,” kata dia.

Meskipun diakuinya, telah turun ke sejumlah sekolah-sekolah SMK untuk memeriksa kesiapan sekolah dalam menyiapkan perangkat prokes, baik nantinya digunakan guru maupun siswa. Dan selain ujian praktek, dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) juga bisa dilaksanakan secara tatap muka.

Artinya siswa boleh diterjunkan ke lapangan dan melakukan praktek pada industri atau intansi yang sudah bekerja sama selama ini.

“Hanya saja format jumlah siswa yang akan melaksanakan Prakerin itu nantinya dikembalikan ke pihak sekolah, dan disesuaikan dengan waktu yang ditetapkan pihak industry,” tutupnya. (RHM)

Foto Ambon Manise : Ketgam : Kondisi lalu lintas jembatan Galala, baru baru ini.
Ketgam : Pembersihan halaman kantor DPRD Kota Ambon, Kamis (7/1)

Comment