by

Ujian SD Gunakan Dua Sistem

Ambon, BKA- Meski baru saja ditetapkan masuk zona kuning (rendah) penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Ambon belum berani melakukan proses belajar tatap muka bagi para siswa tingkat SD dan SMP di kota Ambon. Dimana pemerintah kota masih tetap mengacu pada keputusan bersama tiga menteri.

“Kebijakan pemerintah kota terkait dengan proses pendidikan, masih mengacu pada keputusan bersama tiga mentri. Jadi belum berubah,” ungkap Sekertaris Kota Ambon, Anthony Gustaf Latuheru, ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (3/5).

Menurutnya, jika ada petunjuk lain dari Pemerintah Pusat, maka pastinya Pemerintah Kota Ambon akan menindaklanjuti. “Kebijakandiambil oleh bapak Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. Jadi sementara kita masih berjalan seperti biasa, ” ujarnya.

Dia mengaku, sejak Senin (3/5) kemarin, seluruh SD sudah melaksanakan ujian. Namun pelaksanaan itu berjalan dengan menggunakan dua sistem. “Jadi ujian bagi SD ini dilaksanakan dalam dua sistem. Ada satu sistem dalam jaringan, dan satu di luar jaringan,” terangnya.

Politisi Golkar ini juga menjelaskan, dua sistem dimaksud sudah lama digunakan. Yakni selama ini, proses belajar mengajar yang dilaksanakan dalam jaringan sama dengan proses ujian di luar jaringan atau tidak memanfaatkan ruangan sekolah.

“Mereka memanfaatkan tempat-tempat dimana yang selama ini mereka lakukan. Seperti di rumah. Jadi mereka bikin kelompok. Satu kelompok itu tidak melibatkan banyak orang. Tidak lebih dari 5 orang. Disitu mereka juga diawasi dari guru, untuk mereka ikut ujian,” bebernya.

Intinya, tambah dia, Pemerintah Kota Ambon sifatnya hanya menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat. Sehingga diharapkan, proses ujian bagi siswa-siswi SD yang sementara berlangsung ini, bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Baik itu kepada guru maupun para murid serta orang tua.

“Karena juknis itu menyebutkan dilaksanakan tetapi diatur. Atau masih diberikan kepercayaan yang nanti diatur oleh pemerintah daerah. Tergantung dari daerah-daerah yang zonasi Covid-nya itu. Kalau bisa yang susah di zona hijau. Saya harap, dengan pelaksanaan ujian SD ini bisa berjalan lancar. Pelaksanaan ujian ini dengan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (IAN).

Comment